Advertorial
613 PPPK Resmi Dilantik, Unmul Kuatkan SDM Menuju Kampus Unggul
Kaltimtoday.co, Samarinda - Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur resmi melantik 613 pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan civitas akademika, yang berlangsung di GOR 27 September Unmul, Rabu (12/11/2025).
Dari pantauan di lapangan, terpantau proses khidmat pelantikan PPPK tersebut dan menjadi momentum penting bagi Unmul dalam memperkuat SDM di lingkungan kampus, yang sebelumnya berstatus honorer.
“Alhamdulillah hari ini kita melantik 613 pegawai PPPK Unmul. Ini tentu menjadi kebanggaan karena mereka kini beralih status dari pegawai honorer menjadi PPPK, dengan hak dan kewajiban sesuai ketentuan pemerintah,” ungkap Abdunnur.
Ia menambahkan, kehadiran pegawai PPPK baru diharapkan dapat memperkuat kinerja dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis di Unmul.
“Dengan SDM yang ada, kami optimistis akan terbentuk suasana kerja yang positif dan berdampak baik bagi masyarakat serta peningkatan daya saing universitas ke depan,” imbuhnya.
Langkah ini menegaskan bahwa penguatan kualitas aparatur merupakan bagian penting dari upaya menuju kampus unggul yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Rektor juga berpesan agar seluruh pegawai yang baru dilantik dapat menjaga etika profesi dan semangat pengabdian kepada Unmul sendiri.
Menurutnya, status sebagai PPPK bukan hanya tentang perubahan administratif, melainkan amanah besar untuk memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan pendidikan dan masyarakat luas.
"Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan berkarya dengan hati,” pesan Abdunnur.
Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif akan menjadi kunci dalam membangun Unmul sebagai universitas ternama secara global.
"Kami optimistis Unmul mampu menjawab tantangan masa depan serta menjadi pusat inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi bangsa dan daerah," tutup Abdunnur.
[RWT | ADV]
Related Posts
- Deforestasi Berau Tertinggi di Indonesia, Gamalis Sentil Perusahaan yang Hanya Ambil Hasil Hutan
- Misran Toni Bebas, LBH Samarinda Sebut Pembunuh Russel di Muara Kate Masih Berkeliaran
- Hadiri Fatmawati Trophy 2026, Ananda Emira Moeis Puji Kekayaan Ragam Batik Kaltim
- Terlalu Lama Diisi Plt, Pengamat Unmul Sebut Kinerja Birokrasi Pemprov Kaltim Berisiko Menurun
- Izin Operasional Ponpes di Tenggarong Seberang Direkomendasikan Dicabut Imbas Dugaan Kasus Kekerasan Seksual








