PT PLN (PERSERO)
Salurkan Sembako ke PPDI, PLN Nusantara Power Dorong Pemenuhan Fasilitas Disabilitas
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas di Balikpapan dinilai tidak boleh berhenti sebatas pemberian bantuan sosial (bansos) karitatif. Pemenuhan fasilitas pendukung yang memadai serta program pemberdayaan berkelanjutan masih menjadi kebutuhan mendesak bagi komunitas disabilitas.
Persoalan tersebut mengemuka dalam agenda penyerahan 62 paket bantuan sembako kepada jajaran Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan. Bantuan disalurkan oleh PLN Nusantara Power UP Kaltimra melalui program Derma Nusantara pada Jumat (24/7/2026).
Asisten Manager Engineering PLN Nusantara Power UP Kaltimra, Samsul Arifin, mengungkapkan bahwa penunjukan PPDI Balikpapan sebagai penerima manfaat utama program memiliki alasan yang kuat. Pihaknya memiliki komitmen jangka panjang setelah sebelumnya sukses berkolaborasi dalam program penyerahan bantuan kaki palsu.
"Kami ingin menjaga keberlanjutan komunikasi yang sudah terjalin. Sebelumnya kami bekerja sama dalam kegiatan pembagian kaki palsu, sehingga pada kegiatan Derma Nusantara kali ini kami kembali menyasar teman-teman PPDI," ujar Samsul Arifin saat memberikan keterangannya.
Samsul membeberkan bahwa dari hasil pemetaan dan interaksi langsung di lapangan, kebutuhan mendasar para disabilitas jauh melampaui bantuan bahan pokok harian. Mereka membutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana fisik yang ramah disabilitas untuk menunjang produktivitas serta roda organisasi.
"Kalau melihat kondisi saat ini, fasilitas yang dimiliki masih terbatas dan ruang aktivitasnya juga cukup sempit. Harapannya ke depan ada dukungan fasilitas agar teman-teman PPDI bisa lebih leluasa berkegiatan," kata Samsul menjelaskan potret kendala fasilitas di lapangan.
Dalam agenda sosial tersebut, PLN Nusantara Power menyerahkan total 62 paket sembako kepada anggota PPDI Balikpapan. Penyaluran ini merupakan bagian dari aksi kepedulian serentak nasional bertajuk "Menguatkan Ikhtiar, Menjemput Keberkahan" yang digelar di seluruh unit kerja perusahaan.
Samsul menambahkan bahwa pihaknya berupaya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas disabilitas pada masa mendatang. Rencana keberlanjutan program penunjang fasilitas tersebut bakal diusulkan ke tingkat kantor pusat agar selaras dengan kebijakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
"Kami akan mengusulkan agar kegiatan seperti ini bisa berlanjut. Harapannya sinergi dengan teman-teman PPDI tetap terjaga sehingga manfaat yang diberikan tidak berhenti pada satu kegiatan saja," pungkas Samsul.
[RWT | ADV]
Related Posts
- Program Pembangunan Tersendat, HMI Kukar Dorong Pemkab Perjuangkan Hak Daerah
- Keterbatasan Anggaran, DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sekolah Rusak Ringan
- DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Penerangan Jembatan Achmad Amins Lewat APBD Perubahan
- Dana CSR Lintas Sektor Bangun 505 Rumah Layak Huni untuk Warga Kaltim
- Akibat Temuan BPK, Guru Swasta di Kukar Terpukul Diminta Mengembalikan Insentif Tahun 2025









