Ekonomi dan Bisnis

Berkah Euforia AI, Elon Musk Makin Kokoh Jadi Orang Terkaya di Dunia per Juni 2026

Network — Kaltim Today 02 Juni 2026 06:52
Berkah Euforia AI, Elon Musk Makin Kokoh Jadi Orang Terkaya di Dunia per Juni 2026
Elon Musk.

Kaltimtoday.co - Periode Mei 2026 menjadi bulan yang sangat menggembirakan sekaligus mendatangkan pundi-pundi cuan masif bagi para konglomerat global. Kenaikan agresif di pasar saham Amerika Serikat—terutama indeks S&P 500 yang menguat 5 persen dan Nasdaq yang melonjak hingga 8 persen—sukses mengatrol nilai kapitalisasi kekayaan 10 orang terkaya di dunia hingga menyentuh akumulasi total US$ 2,9 triliun per 1 Juni 2026.

Menukil data terbaru dari Forbes, Selasa (2/6/2026), secara kolektif nilai kekayaan bersih (net worth) dari 10 miliarder papan atas ini membengkak sekitar US$ 220 miliar atau setara lebih dari Rp 3.500 triliun hanya dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Larry Ellison dan Michael Dell Panen Cuan Sektor AI

Pendiri Oracle, Larry Ellison, dinobatkan sebagai miliarder dengan pertumbuhan kekayaan paling progresif sepanjang Mei 2026. Harta Ellison melonjak drastis sebesar US$ 71 miliar, mendongkrak total kekayaan bersihnya menjadi US$ 276 miliar dan mengamankan kembali posisinya di jajaran lima besar dunia.

Lonjakan fantastis ini dipicu oleh meroketnya harga saham Oracle sebesar 40 persen dalam sebulan, seiring dengan tingginya permintaan pasar global terhadap infrastruktur teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). 

Efek domino euforia AI juga dirasakan oleh pendiri Dell Technologies, Michael Dell. Ia membukukan kenaikan kekayaan sebesar US$ 67 miliar setelah saham Dell Technologies meroket lebih dari 100 persen sepanjang Mei. Kinerja impresif ini didorong oleh laporan keuangan yang kuat pada lini bisnis penjualan server AI milik korporasinya.

Elon Musk Belum Tertandingi di Puncak

Di sisi lain, posisi takhta sebagai orang terkaya di dunia masih dipegang erat oleh Elon Musk. Sang nahkoda Tesla dan SpaceX tersebut berhasil menambah pundi-pundi kekayaannya sebesar US$ 53 miliar selama Mei 2026. Alhasil, total kekayaan Musk kini diperkirakan telah menembus angka fantastis sekitar US$ 835 ujian dolar.

Nasib berbeda justru dialami oleh pendiri Meta, Mark Zuckerberg, yang terpaksa melorot ke peringkat ketujuh dalam daftar. Kendati secara nominal hartanya bertambah US$ 7 miliar, namun rapor pertumbuhan saham Meta tercatat hanya menguat 3 persen, kalah bersaing secara persentase dengan emiten teknologi lain yang sepenuhnya menikmati sentimen positif ekosistem AI.

Sementara itu, pergeseran juga terjadi di papan bawah 10 besar. Bos barang mewah LVMH, Bernard Arnault, merangkak naik ke posisi kesembilan seiring pulihnya saham korporasinya sebesar 4 persen. Menutup daftar, mantan CEO Microsoft, Steve Ballmer, kembali menembus peringkat 10 besar berkat apresiasi saham Microsoft sebesar 10 persen sepanjang Mei. 

[RWT] 



Berita Lainnya