Daerah

Cuaca Ekstrem di Kaltim Tak Menentu, BPBD Tingkatkan Status Siaga Bencana

Network — Kaltim Today 06 Februari 2026 11:46
Cuaca Ekstrem di Kaltim Tak Menentu, BPBD Tingkatkan Status Siaga Bencana
Ilustrasi. (Pexels)

Kaltimtoday.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah Kaltim sepanjang tahun ini.

Sekretaris BPBD Kaltim, Yasir, menjelaskan pihaknya telah mengirimkan surat peringatan dini kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Menurutnya, evaluasi sepanjang 2025 menunjukkan kondisi cuaca di Kaltim semakin tidak menentu, ditandai hujan dengan intensitas tinggi yang memicu banjir dan longsor, disusul periode panas ekstrem yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Perubahan cuaca sangat cepat, hujan lebat bisa tiba-tiba terjadi lalu disusul panas terik. Karena itu, kami sedang memproses penetapan status siaga bencana meteorologi di Kaltim selama satu tahun penuh,” ujar Yasir saat menjadi narasumber dalam kegiatan antisipasi cuaca ekstrem, belum lama iini. 

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kaltim terus memperkuat kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Upaya tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta memastikan seluruh peralatan evakuasi siap digunakan sewaktu-waktu.

Yasir menegaskan bahwa upaya mitigasi bencana tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta rutin membersihkan saluran air guna mencegah banjir saat hujan deras.

Selain itu, masyarakat diminta aktif memantau informasi prakiraan cuaca dari sumber resmi dan memahami langkah evakuasi mandiri apabila terjadi kondisi darurat di wilayahnya.

“Setiap keluarga perlu mengetahui prosedur evakuasi agar bisa bertindak cepat saat bencana terjadi,” katanya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi kantor penanggulangan bencana setempat jika menghadapi situasi darurat agar bantuan dapat segera diberikan. 

[RWT] 



Berita Lainnya