DISDIKBUD BONTANG
Disdikbud Bontang Nilai Program Wajar Efektif, Pelanggaran Ditangani Persuasif
BONTANG, Kaltimtoday.co - Program wajib belajar malam yang diterapkan Pemkot Bontang dinilai mulai menunjukkan hasil. Aktivitas anak sekolah yang berkeliaran pada malam hari dilaporkan berkurang sejak kebijakan ini dijalankan.
Program yang berlangsung setiap pukul 19.00 hingga 21.00 Wita itu diawasi melalui patroli rutin yang melibatkan tim gabungan di tingkat kelurahan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku pada peserta didik.
“Efeknya ada. Program ini mendorong anak untuk tetap berada di rumah dan belajar pada malam hari,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud menegaskan pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan pembinaan dibandingkan sanksi. Jika ditemukan pelajar berada di luar rumah saat jam wajib belajar, pihak sekolah akan diminta memberikan teguran.
Menurut Saparuddin, hingga kini tidak ada sanksi yang diberikan kepada sekolah maupun peserta didik. Termasuk, tidak ada kebijakan pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).
“Tidak ada sanksi. Kami kedepankan pendekatan persuasif,” tegasnya.
Program wajib belajar ini telah berjalan selama beberapa bulan terakhir. Selama itu, tim patroli secara rutin melakukan pemantauan sekaligus memberikan imbauan kepada pelajar agar memanfaatkan waktu malam untuk belajar di rumah.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]
Related Posts
- Disdikbud Bontang Tanggapi Sorotan UMKM soal Dampak Program 19-21
- Susun Regulasi, Disdikbud Bontang Target Penyaluran Dana Pendidikan Rp1-2 Juta Mulai 2026
- Dukung Program Wajar 19-21, Disdikbud Bontang Bakal Gelar Seminar Parenting, Targetkan Ribuan Peserta
- Tahap Awal Penyaluran, Pemkot Bontang Bakal Fasilitasi 3 Ribu Tab untuk Siswa SMP
- Pendidikan Coding-AI Bakal Masuk Kurikulum 2025, Disdikbud Bontang Siapkan Guru Muda sebagai Pengajar









