DISKOMINFO BONTANG

Dispopar Bontang Keluarkan Teguran Kedua, Bangunan Liar di Pulau Beras Basah Dibongkar

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 17 April 2026 16:52
Dispopar Bontang Keluarkan Teguran Kedua, Bangunan Liar di Pulau Beras Basah Dibongkar
Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, kala memimpin monitoring dan pemberiaan teguran ke sejumlah pemilik terpal di Pulau Beras Basah. (Ist)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Pemkot Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) melakukan monitoring sekaligus sosialisasi penertiban di Pulau Beras Basah, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pengelolaan kawasan wisata tersebut. Rombongan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Laut Indah sejak pukul 07.30 WITA untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi, mengatakan monitoring kali ini sekaligus pemberian teguran kedua kepada pelaku usaha yang masih melanggar aturan penataan kawasan.

“Ketika kami melakukan monitoring, rencananya memang sekaligus memberikan teguran kedua. Di lapangan masih kami temukan masih ada terpal yang terpasang, dan itu langsung kami bongkar,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemasangan di pulau kebanggaan warga Bontang itu tidak diperkenankan karena mengganggu estetika dan ketertiban kawasan wisata.

Selain itu, Dispopar juga meminta sejumlah bangunan penyimpanan barang yang berada di tengah pulau untuk segera dibongkar. Hal tersebut merujuk pada aturan yang telah disampaikan dalam teguran sebelumnya.

“Ada beberapa bangunan tempat penyimpanan di tengah pulau, kami minta untuk dibongkar. Sesuai peringatan pertama dan kedua, memang tidak diperkenankan ada bangunan seperti itu,” tegasnya.

Eko juga menyoroti praktik pungutan liar terhadap fasilitas umum milik pemerintah. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang disediakan di Pulau Beras Basah tidak boleh disewakan kepada pengunjung.

“Bangunan milik pemerintah itu tidak boleh dipungut biaya sewa. Itu fasilitas gratis yang memang disediakan untuk pengunjung,” katanya.

Selain penertiban, kegiatan ini juga diisi dengan aksi bersih-bersih sampah yang melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan organisasi perangkat daerah. Langkah ini dilakukan setelah petugas menemukan cukup banyak sampah di kawasan wisata tersebut.

“Kami juga melihat masih banyak sampah, makanya tadi sekalian dilakukan bersih-bersih bersama tim di lapangan,” tutupnya.

[ADV DISKOMINFO BONTANG]



Berita Lainnya