Kukar

DLHK di Kukar Bina 55 Bank Sampah

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar sudah membina sekitar 55 Bank Sampah tingkat RT, desa atau kelurahan hingga persorangan. Hal ini dilakukan karena masih banyak masyarakat beranggapan jika sampah tidak mempunyai nilai jual.

Kepala Seksi Penanganan Sampah, Suyono mengatakan, keberadaan Bank Sampah sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Sebab, masyarakat bisa menjual sampah tersebut kepada pemilik Bank Sampah sehingga anggapan masyarakat tentang sampah berubah, yakni ada nilai jualnya.

Baca juga:  Bantu Penanganan Covid-19 di Kukar, Kodim 0906/Tenggarong Bagi-Bagi Sembako dan Masker

“Karena masih banyak orang tidak meminati pengelolaan Bank Sampah maka pemiliknya dapat peluang nasabah di sana,” ungkap Suyono kepada Kaltimtoday.co, Rabu (14/10/2020).

Bank Sampah yang dikelola sebagian besar berupa sampah anorganik, seperti plastik, kertas, kardus dan kaleng.

Kemudian, sampah anorganik yang memiliki nilai jual rendah akan dibuat paving, adapun sampah yang bisa didaur ulang akan diolah sehingga memiliki nilai jual.

Baca juga:  Pemprov-DPRD Kaltim Tolak Tanda Tangani Kesepakatan dengan Mahasiswa Terkait RUU Cipta Kerja

Selain itu, ada juga kelompok Bank Sampah yang mengelola sampah organik seperti nasi, kulit buah serta sayuran busuk. Karena sampah-sampah ini dapat diolah jadi kompos dan makanan ternak.

“Di Kukar ada sejumlah kelompok Bank Sampah mengelola organik, anorganik dan campuran,” kata Suyono.

Suyono menambahkan, pihaknya selalu mendukung dan membina pengelolaan sampah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dengan adanya Bank Sampah.

[SUP | RWT | ADV Diskominfo]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker