Kutim

DPRD Kutim Sampaikan Hasil Reses Masa Sidang II dalam Rapat Paripurna, Keluhan Mayoritas Infrastruktur

Kaltimtoday.co, Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-5 secara tertutup dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang II  tahun 2020/2021, Jumat (5/3/2021) kemarin.

Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan mengatakan, dari hasil laporan reses atau serap aspirasi masyarakat di setiap daerah pemilihan (dapil) mayoritas mengeluh persoalan infrastruktur, listrik, dan air bersih.

Baca juga:  Keluhan Pupuk Langka Dominasi Aspirasi Warga di Reses Kajan Lahang

Menurutnya, hasil laporan reses ini akan disamakan dengan persepsi musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang) sehingga sekretaris dewan dapat menyampaikan kepada pemerintah.

“Hari selasa saya dan anggota dewan lainnya akan hadir mendengarkan hasil musrembang karena hasil reses ini akan disamakan dan diusulkan bersama pemerintah agar dapat dilaksanakan pada tahun berikutnya,” kata kader Partai Politik Nasdem itu, ditemui di ruang sidang utama DPRD Kutim.

Dia menjelaskan,  masyarakat di masing-masing dapil memiliki keluhan yang berbeda-beda. Mulai dari masalah infrastruktur jalan, penerangan jalan, pelayanan air bersih, masalah pertanian, sampah dan banyak lagi. Hal itu akan disampaikan kepada pemerintah sembari menyesuaikan dengan hasil Musrenbang Pemerintah.

“Sesuai dengan tatib DPRD, bahwa anggota dewan wajib turun reses ke dapilnya masing-masing, menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerahnya. Untuk kemudian dilaporkan hasil reses tersebut ke pemerintah daerah,” ungkapnya.

“Pelaksanaan reses itu bukan hanya juga mendengarkan aspirasi, anggota DPRD wajib menyampaikan apa yang telah dicapai pemerintah dan yang akan dilakukan. Kemudian wajib memberikan pendidikan politik agar masyarakat bisa paham dengan politik,” lanjut Arfan.

Baca juga:  Derita Rahmat, Lumpuh Selama 17 Tahun dan Ditinggal Orangtua Kandung Sejak Bayi

Dia mengaku, masih banyak aspirasi usulan-usulan masyarakat sebelumnya yang sampai sekarang belum terealisasi dan kembali menjadi permasalahan yang disampaikan oleh warga.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk memenuhi semua yang dikeluhkan masyarakat. Ya, tinggal tunggu aja hasil musrenbang nanti dan kami akan samakan persepsinya,” pungkasnya.

[El | NON | ADV DPRD KUTIM]

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close