DPRD SAMARINDA
DPRD Samarinda Minta Pemkot Perjelas Kategori Pedagang Grosir dan Eceran di Pasar Pagi
Kaltimtoday.co, Samarinda - DPRD Samarinda meminta pemerintah memperjelas pembagian kategori pedagang grosir dan eceran di Pasar Pagi. Kejelasan tersebut dinilai penting agar penataan pedagang memiliki parameter yang jelas dan dapat diterapkan secara konsisten.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan pemerintah perlu menyepakati indikator yang menjadi dasar untuk menentukan apakah seorang pedagang masuk kategori grosir atau eceran.
Menurutnya, persoalan tersebut masih ditemukan di lapangan karena terdapat pedagang yang mengaku sebagai pedagang grosir maupun eceran, sementara kriteria yang digunakan belum memiliki kesepakatan yang jelas.
“Harus disepakati dulu indikatornya grosir itu apa, indikatornya eceran itu apa. Karena di lapangan ada juga yang sebenarnya grosir mengaku eceran atau kebalikannya,” jelas Iswandi.
Ia menilai, kejelasan parameter tersebut menjadi bagian penting dalam pembenahan Pasar Pagi. Dengan kategori yang terukur, pemerintah dapat melakukan penataan pedagang berdasarkan kondisi dan karakteristik aktivitas perdagangan masing-masing.
Untuk aspek teknis pembenahan fasilitas pasar, DPRD menyerahkan kajiannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda. Sementara Dinas Perdagangan diharapkan memberikan masukan berdasarkan kondisi dan aktivitas pedagang di lapangan.
Pembenahan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola Pasar Pagi yang lebih tertib sekaligus mendorong kembali aktivitas perdagangan agar semakin bergairah.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Sungai Mahakam Terintrusi Air Laut, Perumdam Tirta Kencana Samarinda Pastikan IPA Terdampak Mulai Berangsur Normal
- Sengketa Pengelolaan IPA Bendang Belum Tuntas, DPRD Samarinda Minta Nasib 44 Pekerja Dijamin
- Wajibkan Kesiapan Sistem dan Aplikasi, DPRD Samarinda Soroti Rencana Parkir Berlangganan 2027
- Bunda Literasi Kaltim Dorong Budaya Membaca dari Rumah Tanpa Gawai
- PT BBE Kirim Tim ERT Bantu Penanganan Korban Bencana di NTT









