Kaltim

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Bisa Dilalui Besok Pagi

Kaltimtoday.co, Samarinda – Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sudah diresmikan Presiden Jokowi, Selasa (17/12/2019). Namun, fasilitas ini baru bisa digunakan, Kamis (19/12/2019) oleh masyarakat umum. Alasannya, pengelola, Jasa Marga, harus melakukan pembersihan usai diresmikan presiden.

Sesuai rencana, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang bisa digunakan, yakni seksi 2,3, dan 4. Mulai dari gerbang tol Samboja hingga gerbang tol Palaran, maupun sebaliknya. Jalan tol mulai dibuka pada pukul 06.00 Wita.

Selama libur Natal dan tahun baru, fasilitas jalan tol ini dapat digunakan dengan gratis alias tanpa tarif. Meski gratis, namun warga diwajibkan untuk memiliki e-Toll untuk memasuki pintu gerbang tol. Selama masih gratis, penggunaan e-Toll tidak akan dikenakan biaya sedikitpun. Artinya meskipun saldo kosong tetap bisa memasuki gerbang tol.

Baca juga:  Jokowi Resmikan Tol Balsam, Gratis Selama Dua Pekan tapi Wajib Menggunakan E-Toll

Masyarakat, dapat menggunakan uang elektronik atau e-toll seperti e-money Mandiri, Brizzi, BNI Tapcast, BTN, BCA Flazz.

Setelah masa gratis, estimasi tarif tol sementara yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 1.000 per kilometer.

Selain itu, selama melintasi jalan tol, warga diminta untuk memperhatikan batas kecepatan. Minimal 60 km/jam dan maksimal 80 km/jam. Rest area berada di seksi 2. Yakni di STA 26+150 (tipe A), dan STA 26+725 (tipe B). Adapun layanan lalu lintas berada di seksi 1 dan seksi 4.

Adapun pintu tol, berada di Manggar, Karang Joang, Samboja, dan Palaran. Setelah uji coba selama libur Natal dan tahun baru selesai, ruas tol ini dari Samboja ke Palaran yang totalnya mencapai 66 kilometer akan dikenakan biaya Rp 66.000,00. Sehingga, harus dipastikan saldo e-toll terisi.

Tambah Seksi ke Ibu Kota Baru

Selain seksi yang sudah ada dari Balikpapan ke Samarinda, jalan tol yang diresmikan Presiden Jokowi direncanakan akan ditambah hingga ke kawasan ibu kota negara baru.

“Tinggal menyambungkan dan saya minta 2020 jalan menuju ke kawasan ibu kota baru bisa disiapkan betul-betul tersambung antara Balikpapan ke kawasan ibu kota yang diharapkan jadi nilai plus. Karena dengan jalan tol ini tersambung dua bandara di Samarinda dan Sepinggan di Balikpapan,” kata Jokowi.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bakal membangun jalan tol sepanjang 57 kilometer (KM) di ibu kota baru. Rencananya, tol itu akan dibangun di atas lahan seluas 4.000 hektare (Ha).

Baca juga:  Pertama di Kalimantan, Ini 5 Fakta Tol Balikpapan-Samarinda

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto menyatakan panjang tol itu merupakan penyambungan dari jalan bebas hambatan yang sudah ada sebelumnya di dekat lokasi ibu kota baru dan yang dibangun dari nol.

“Jadi dulu tol yang eksisting ini tidak mempertimbangkan kalau di sana nantinya ada ibu kota. Kemudian nanti jalan tolnya tinggal disambungkan saja,” ucap Eko.

Sejauh ini, Eko menyebut sudah ada sejumlah investor yang mengajukan pembangunan jalan tol di kawasan ibu kota baru. Hanya saja, ia tak menjelaskan lebih lanjut jumlah dan identitas investor itu.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close