Kaltim

Kabar Baik Petani Sawit Kaltim, Harga TBS Naik Selama Ramadan Tembus Rp 3.266

Kaltim Today
19 Maret 2026 13:28
Kabar Baik Petani Sawit Kaltim, Harga TBS Naik Selama Ramadan Tembus Rp 3.266
Aktivitas panen Tandan Buah Segar (TBS) di salah satu perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur. (Dok Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Harga komoditas kelapa sawit di Kalimantan Timur mengalami tren kenaikan selama bulan Ramadan 2026. Kondisi ini memberikan angin segar bagi para petani di Bumi Etam menyusul meningkatnya permintaan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di pasar domestik maupun internasional.

Plt Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Ahmad Muzakkir, menjelaskan bahwa penguatan harga ini didorong oleh dinamika pasar global. Saat ini, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp 13.998,76 per kilogram, sementara harga kernel berada di angka Rp 12.407,74 per kilogram.

Berdasarkan data Disbun Kaltim untuk periode 1-15 Maret 2026, harga Tandan Buah Segar (TBS) mengalami variasi sesuai umur tanaman. Untuk pohon umur 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 2.875,21 per kg.

“Di umur 4 tahun diharga Rp 3.064,31 per kg, umur 5 tahun seharga Rp 3.084,55 per kg. Selanjutnya umur 6 tahun Rp 3.118,18 per kg,” ungkap Muzakkir dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).

Kenaikan berlanjut pada tanaman umur 7 tahun dengan harga Rp 3.137,34 per kg, umur 8 tahun Rp 3.160,65 per kg, dan umur 9 tahun seharga Rp 3.228,61 per kg. Sementara itu, harga tertinggi tercatat pada tanaman umur 10 tahun ke atas yang mencapai Rp 3.266,40 per kg.

Muzakkir menegaskan bahwa daftar harga tersebut merupakan standar resmi bagi petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit, khususnya untuk kebun plasma.

Pihaknya mendorong agar kelompok tani terus memperkuat kerja sama dengan Pabrik Minyak Sawit (PMS). Langkah ini dinilai krusial agar harga di tingkat petani tetap stabil dan sesuai standar pemerintah, sehingga tidak menjadi sasaran permainan harga oleh para tengkulak.

Melalui kemitraan yang transparan, Disbun Kaltim berharap kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya harga jual TBS di wilayah tersebut.

[TOS]



Berita Lainnya