Kukar

Kampung Tertib Lalu Lintas Kelurahan Bukit Biru Masuk Penilaian Mabes Polri

Kaltim Today
03 Juni 2021 22:11
Kampung Tertib Lalu Lintas Kelurahan Bukit Biru Masuk Penilaian Mabes Polri
Ketua Tim Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas Mabes Polri didampingi Satlantas Polres Kukar saat melihat ujian praktek SIM C. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Setelah Kelurahan Bukit Biru ditetapkan sebagai kampung tertib lalu lintas oleh Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) pada Maret lalu, kini wilayah tersebut masuk dalam penilaian Korps Lalu Lintas (Kolantas) Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Kamis (3/6/2021).

Ketua Tim Penilaian Kampung Tertib Lalulintas Wilayah Kaltim, AKBP Aldo Siahaan mengatakan, kampung yang terletak di Kukar merupakan salah satu dari tiga perwakilan Polda Kaltim, yakni Bontang, Kukar dan PPU. Ada beberapa parameter penilaian seperti keberadaan rambu-rambu lalu lintas di sekitar kampung, trotoar bagi pengguna pejalan laki dan sepeda.

Dia mengakui tidak semua kampung mampu melakukan parameter yang ditetapkan, tetapi hal ini tentunya menjadi penilaian. Semakin mendekati parameter maka semakin besar menjadi kampung lalulintas terbaik.

"Tadi saya lihat Kampung di Bukit Biru sudah bagus, sudah ada kelihatan parameter yang sudah kami berikan sudah terpenuhi. Tetapi kembali lagi kita harus melihat untuk wilayah Kaltim memiliki 3 kampung yang menjadi unggulan, saya sudah melihat Bontang, Kukar, dan besok ke PPU," kata pria yang akrab disapa Aldo ini.

Aldo menuturkan tujuannya yaitu sebagai wadah mengedukasi masyarakat sejak dini, dan itu dimulai dari kampung. Dia menyadari komponen masyarakat yang paling kecil ialah keluarga. Sebab, mereka masih belum menyadari akan pentingnya kesadaran dan keselamatan berlalu lintas dan itu harus dimulai dari keluarga.

"Seperti itulah tujuan kita. Jika situasi mengizinkan, 22 September akan diumumkan kampung terbaik yang mewakili Kaltim di pusat," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Anak Agung Ngurah Alit Saputra menambahkan, harapannya kampung di Kelurahan Bukit Biru bisa menjadi percontohan untuk kampung-kampung lainnya. Sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat terwujud di Kutai Kartanegara.

Sedangkan metode pelaksaan, pihaknya memerintahkan anggota untuk mengedukasi masyarakat. Tak hanya itu, ada beberapa pemuda-pemudi dipilih dari masyarakat setempat untuk dilakukan sharing maupun edukasi.

"Kita lakukan seminggu sekali pelatihan seperti tertib lalulintas, pengetahuan tentang lalu lintas dan sebagainya," pungkasnya.

[SUP | RWT]


Related Posts


Berita Lainnya