Daerah
Kisah Acil Inur, 20 Tahun Setia Jajakan Amparan Tatak Legendaris di GOR Segiri Samarinda
SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Di tengah riuhnya Pasar Ramadan GOR Segiri Samarinda, satu lapak takjil nyaris tak pernah sepi pengunjung. Itulah lapak Acil Inur, sosok yang selama 20 tahun terakhir konsisten memanjakan lidah warga Kota Tepian dengan amparan tatak, kue khas Banjar yang legit dan lembut.
Bagi Acil Inur, berjualan di Pasar Ramadan bukan sekadar mencari keuntungan musiman. Ia membawa misi melestarikan resep turun-temurun dari orang tuanya.
"Sudah sekitar 20 tahun saya jualan di sini. Setiap Ramadan pasti ikut. Ini resep asli warisan keluarga besar," ujar Inur saat ditemui di sela kesibukannya melayani pembeli, Kamis (19/2/2026).
Setiap hari, Acil Inur memboyong lebih dari 40 loyang aneka kue tradisional. Semua proses pembuatan dilakukan sejak pagi hari bersama kerabatnya agar kue tetap segar saat sampai di tangan pembeli.
Meski menjual beragam jenis kue seperti putri selat, kararaban, sari pengantin, hingga nangka susu, primadona di lapaknya tetaplah amparan tatak pisang putih.
"Paling favorit itu amparan tatak pisang putih. Sehari bisa habis sampai empat loyang sendiri," ungkapnya sembari tersenyum.
Soal harga, Acil Inur tetap mematok harga yang ramah di kantong meski harga bahan baku terus merangkak naik. Rata-rata kue dijual Rp 15.000 per potong. Sementara untuk satu loyang utuh amparan tatak dibanderol Rp 150.000 hingga Rp 180.000. Untuk kue bingka, pembeli cukup merogoh kocek Rp 30.000 per potong.
"Alhamdulillah, tiap tahun selalu dicari. Pelanggan lama banyak yang sudah hafal rasanya, tapi banyak juga anak muda yang penasaran mau coba," katanya.
Di tengah gempuran jajanan modern atau dessert kekinian, Acil Inur memilih setia pada resep klasik. Baginya, amparan tatak bukan sekadar takjil, melainkan bagian dari tradisi Ramadan di Samarinda yang tak boleh hilang.
"Sejak pertama ada Pasar Ramadan di GOR Segiri, saya sudah ikut jualan. Alhamdulillah, omzet selalu baik dan pembeli tetap ramai," pungkasnya.
[TOS]
Related Posts
- Hindia Dipastikan Tampil di Samarinda, Musik Kita Fest Siap Obati Rindu Penggemar
- BMKG Rilis Peringatan Kekeringan Awas Dasarian I Agustus 2026, Kaltim Masuk Kategori Waspada
- Operasional Sekretariat Dewan Terpangkas 80 Persen, Fungsi Legislatif Terancam Tak Berjalan Maksimal
- Modernisasi Budidaya Kepiting Soka Kotabaru, PLN UIP KLT Sabet Penghargaan Platinum Anugerah CEPI CSR 2026
- Banmus DPRD Kaltim Belum Jadwalkan Kembali Paripurna Hak Angket









