Nasional
Komdigi Batasi Akses Platform Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kaltimtoday.co - Pemerintah menegaskan tidak akan tinggal diam dalam menghadapi tantangan perlindungan anak di dunia maya. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah memastikan bahwa aspek keamanan digital bagi anak merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan penyelenggara platform digital.
Negara berkomitmen hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi pertumbuhan generasi muda. Dalam hal ini, platform digital dituntut untuk mengambil peran aktif dan tidak lepas tangan dalam melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di internet.
“Negara hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi generasi muda. Platform digital juga harus mengambil peran aktif dalam melindungi anak-anak Indonesia,” tulis pernyataan resmi pemerintah.
Implementasi kebijakan ini dipastikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Pemangku kepentingan yang dilibatkan mencakup penyedia platform digital, para orang tua, hingga elemen masyarakat luas.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman. Tujuan utamanya adalah mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di tengah masifnya arus transformasi digital yang terjadi saat ini.
[RWT]
Related Posts
- Masih Ketergantungan, Aulia Rahman Ungkap 70 Persen APBD Kukar Berasal dari DBH Batu Bara
- Waterboom Pulau Kumala Masuki Tahap Akhir, Dispar Kukar Siapkan Anggaran Finishing Rp 4,2 Miliar
- Defisit Rp 2 Triliun per Bulan, Dirut BPJS Kesehatan Peringatkan Risiko Gagal Bayar Juli 2027
- Kejati Kaltim Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Tambang CV ABI
- Setelah Greenland, Donald Trump Kini Lirik Kepulauan Chagos di Samudra Hindia







