Nasional
Pemerintah Targetkan Implementasi BBM Campuran Etanol 20 Persen Berjalan pada 2029
Kaltimtoday.co - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menargetkan penerapan campuran bioetanol 20 persen atau E20 dalam bahan bakar minyak (BBM) dapat dilaksanakan secara penuh pada tahun 2029. Kebijakan ini dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menopang hilirisasi industri domestik.
Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi, menyampaikan bahwa saat ini pemanfaatan campuran etanol dalam BBM nasional masih berada di level 5 persen.
Guna mengejar target E20 pada 2029, pemerintah akan memperluas ketersediaan bahan baku etanol yang bersumber dari komoditas pertanian lokal, terutama tebu dan singkong.
Salah satu pasokan utama yang disiapkan berasal dari pemanfaatan tetes tebu (molasses) melalui pengembangan program kawasan pangan (food estate) di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Papua.
Elen menegaskan bahwa pembangunan ekosistem energi mandiri menjadi kunci penting untuk mempercepat ketahanan ekonomi dan industrialisasi. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menempatkan ketahanan energi dan hilirisasi sektor unggulan sebagai agenda prioritas dalam Asta Cita.
Dinamika geopolitik global serta konflik di kawasan Timur Tengah menjadi pembelajaran berharga bagi Indonesia untuk terus mengoptimalkan potensi sumber daya alam dalam negeri.
Skema penguatan energi seperti ini sebelumnya telah diterapkan pada program Biodiesel 50 (B50) yang terbukti efektif menekan volume impor solar.
Seiring dengan persiapan transisi menuju E20 pada 2029, pemerintah memastikan harga dan ketersediaan BBM bersubsidi, baik jenis Solar maupun Pertalite, tetap terjaga stabil hingga akhir tahun guna menjaga daya beli masyarakat.
[RWT]
Related Posts
- Kuota BBM Subsidi Tak Sesuai Usulan, Operasional SPBU Terbatas Jadi Pemicu Antrean Panjang
- Pertalite Dibatasi 5 Liter per Hari, Fuel Guard Mulai Berlaku di SPBU Berau
- Urai Penumpukan Kendaraan di SPBU, Pemprov Sulsel Terapkan Ganjil Genap BBM Bersubsidi
- Soroti Praktik Pengetap BBM di SPBU, Bupati Berau: Berapa Pun Kuota Tetap Akan Kurang
- Temui Massa Aksi, Wabup Gamalis Tuntut Hak Kuota BBM Berau ke BPH Migas dan Usulkan CCTV di SPBU







