DPRD SAMARINDA

Komisi IV DPRD Sambut Program Pesantren Ramah Anak, Perkuat Pencegahan Kekerasan

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 14 Juli 2026 20:45
Komisi IV DPRD Sambut Program Pesantren Ramah Anak, Perkuat Pencegahan Kekerasan
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie. 

Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Samarinda menerima audiensi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda untuk membahas pelaksanaan program Pesantren Ramah Anak yang akan diterapkan di puluhan pondok pesantren di Kota Tepian. 

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan audiensi tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Pertemuan digelar sebagai tindak lanjut atas surat yang disampaikan Kemenag terkait rencana sosialisasi sekaligus peluncuran program tersebut.

"Tujuan audiensi ini adalah menyosialisasikan program Pesantren Ramah Anak. Karena itu mereka juga melibatkan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan agar program ini dapat berjalan optimal," ujar Novan.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Kemenag Kota Samarinda akan meluncurkan program tersebut di 56 pondok pesantren yang ada di Kota Samarinda. Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Menteri Agama Tahun 2023 mengenai penyelenggaraan pesantren ramah anak.

Melalui program itu, setiap pesantren akan memiliki mekanisme pelaporan apabila terjadi dugaan kekerasan atau bentuk pelanggaran lainnya terhadap santri. Nomor kontak satuan tugas penanganan kasus akan disosialisasikan di masing-masing pesantren sehingga laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Agama.

"Apabila terjadi kekerasan atau hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan pesantren, laporan akan langsung disampaikan kepada satuan tugas yang telah dibentuk dan ditangani oleh Kementerian Agama, baik di tingkat kota maupun kabupaten," jelasnya.

Selain membahas perlindungan anak di lingkungan pesantren, audiensi juga menyinggung dukungan kebijakan bagi pengembangan pondok pesantren di Kota Samarinda. Novan menegaskan Komisi IV DPRD siap mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan para santri.  

[RWT | ADV DPRD SAMARINDA] 



Berita Lainnya