DPRD SAMARINDA

Keterbatasan Anggaran, DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sekolah Rusak Ringan

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 23 Juli 2026 19:37
Keterbatasan Anggaran, DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sekolah Rusak Ringan
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Samarinda menjadikan rehabilitasi sekolah yang mengalami kerusakan ringan sebagai salah satu prioritas dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan hasil pembahasan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menunjukkan sekitar 50 sekolah diusulkan memperoleh rehabilitasi pada tahun depan. Rinciannya terdiri atas sekitar 35 sekolah dasar (SD) dan 15 sekolah menengah pertama (SMP).

Menurut Novan, usulan tersebut didominasi rehabilitasi ringan, seperti perbaikan plafon, ruang kelas, dan fasilitas penunjang lainnya yang kondisinya mulai mengalami penurunan.

"Usulan yang kami bahas sebagian besar merupakan rehabilitasi ringan. Untuk rehabilitasi berat hanya diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana," ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas dalam penyusunan program pembangunan. Karena itu, rehabilitasi berat hanya difokuskan pada sekolah yang terdampak bencana, sementara sekolah lainnya akan ditangani secara bertahap sesuai kondisi dan ketersediaan anggaran.

Novan menambahkan, sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 5 Samarinda, saat ini telah memasuki tahap penyelesaian sehingga tidak lagi menjadi fokus utama dalam usulan anggaran tahun 2027.

Menurutnya, penyediaan sarana pendidikan yang layak merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Fasilitas sekolah yang baik akan menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.

"Kami berharap seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik dapat beraktivitas di lingkungan sekolah yang lebih baik. Karena itu, rehabilitasi sekolah tetap kami dorong menjadi salah satu prioritas pada pembahasan APBD 2027," katanya.

Komisi IV DPRD Samarinda berharap usulan rehabilitasi tersebut dapat diakomodasi dalam APBD 2027 sehingga perbaikan fasilitas pendidikan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. 

[RWT | ADV DPRD SAMARINDA] 



Berita Lainnya