Daerah

KONI Kaltim Jadwalkan RAKOR dan Musprov Usai Lebaran, Rusdiansyah Pastikan Tak Maju Lagi

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 14 Februari 2026 16:12
KONI Kaltim Jadwalkan RAKOR dan Musprov Usai Lebaran, Rusdiansyah Pastikan Tak Maju Lagi
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menjadwalkan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Agenda tersebut akan menjadi forum pemilihan Ketua KONI Kaltim masa bakti 2026–2030.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, mengatakan tahapan awal akan diawali dengan Rakor, kemudian dilanjutkan Musprov selambat-lambatnya April 2026.

“Paling cepat setelah Lebaran kita laksanakan Rakor. Setelah itu, sekitar 14 hari sampai satu bulan baru kita gelar Musprov. Harapan kami minimal April sudah selesai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan agenda tersebut juga bergantung pada pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang diajukan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, kondisi keuangan KONI Kaltim saat ini belum tersedia anggaran operasional.

“Sekarang kondisi keuangan KONI memang tidak ada. Sisa anggaran Rp1,3 miliar kemarin sudah dikembalikan ke pemerintah provinsi melalui kas daerah,” katanya.

Menjelang Musprov, Rusdiansyah memastikan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral atas capaian Kalimantan Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut.

“Meskipun secara perolehan medali meningkat dibandingkan dua PON sebelumnya, kami tetap gagal memenuhi target lima besar. Itu menjadi tanggung jawab moral saya,” tegasnya.

Ia memaparkan, pada PON Aceh-Sumut, Kaltim meraih total 154 medali dengan 30 medali emas. Capaian tersebut meningkat dibandingkan PON Papua yang meraih 25 emas dengan total 100 medali, serta PON Jawa Barat dengan 25 emas dan total 138 medali.

Namun demikian, peningkatan jumlah medali tersebut belum mampu mengantarkan Kaltim masuk lima besar sesuai target yang ditetapkan.

Rusdiansyah menegaskan, keputusannya tidak lagi mencalonkan diri ia tegaskan bukan karena adanya tekanan, melainkan kesadaran pribadi sebagai pimpinan organisasi.

“Tidak ada tekanan. Ini murni tanggung jawab moral. Kalau kita gagal, jangan memaksakan diri untuk terus maju,” ujarnya.

Ia berharap ketua yang terpilih dalam Musprov mendatang mampu membawa prestasi olahraga Kaltim lebih baik ke depan. “Harapan kami tentu yang terpilih nanti lebih baik dari saya,” pungkasnya.

[RWT]



Berita Lainnya