Bontang
Lagi, PNS di Bontang Terjerat Narkoba
Kaltimtoday.co, Bontang - Polsek Bontang Utara berhasil menangkap PNS yang memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,30 gram.
AMT (54) merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di salah satu OPD Bontang.
Satreskoba Polres Bontang, AKP Tatok Tri Haryanto mengatakan PNS ini ditangkap di kediamannya di Jalan. Atletik 16 RT.41 Kelurahan. Api-api, Kecamatan Bontang Utara, oleh Polsek Bontang Utara pada, Selasa (24/05/2022) sekira pukul 16.00 WITA.
"Tersangka ini memang murni pengguna yang aktif bukan bandar ataupun pengedar, jadi dia menggunakan barang ini untuk kebutuhannya sendiri," kata Kasat Reskoba Polres Bontang pada saat ditemui, Rabu (25/05/2022).
Baca Juga: Karena Bontang Bukan Cuma Pabrik
Baca Juga: Targetkan Stunting Turun Jadi 12,5 Persen, Pemkot Bontang Optimalkan Peran Kader PosyanduView this post on Instagram
Diketahui AMT (54) menggunakan barang haram ini untuk menahan rasa sakit yang dia derita.
"Tersangka ini mengidap banyak penyakit, seperti jantung, stroke, dan diabetes. Pada saat diamankan di sekitar satu badannya bergetar akibat penyakit stroke yang dia derita,"jelas Tatok.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 perangkat alat hisap bong terbuat dari botol fanta, 1 buah pipet kaca berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu, Korek api dan satu buah plastik perekat.
Atas perbuatannya, AMT (54) dikenakan Pasal 112 ayat 1 UU No 35/2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama dua belas tahun.
[RIR | NON]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Wali Kota Neni Kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Bontang, Tekankan Peran Cegah Stunting dan Putus Sekolah
- Resmi Cair Mulai Hari Ini, Simak Aturan dan Komponen Gaji Ke-13 ASN hingga Pensiunan 2026
- Tak Ada Kemewahan, Waisak 2026 di Bontang Tetap Hangat dengan Semangat Cinta Kasih
- Pemkot Bontang Bagikan Laptop, Disdikbud Minta Guru Terus Adaptif dengan Teknologi
- Usia Pensiun Tak Seragam, Disdikbud Bontang Ingatkan Hak Guru Harus Dilindungi









