Balikpapan

Laksanakan GERAKAN BISA, Hetifah Harap Balikpapan jadi Tujuan Wisata MICE Dunia

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan anggota DPR RI asal Kalimantan Timur Hetifah Sjaifudian melaksanakan kegiatan GERAKAN BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) di Pantai Nirmala, Balikpapan, Minggu (18/10/2020). GERAKAN BISA bertujuan sebagai mitigasi dampak Covid-19 serta meningkatkan kualitas dan daya saing destinasi pariwisata Indonesia, baik dari sisi kebersihan, keindahan, kesehatan, serta keamanan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Doortje Marpaung selaku Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan, Muh Nurdin selaku Kepala Sub Direktorat Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf, Pargiyanta selaku Kabid Kebudayaan Kota Balikpapan, Ridwan selaku perwakilan Danramil Balikpapan, serta Hartanta selaku perwakilan Polsek Balikpapan Timur. Selain itu, hadir pula Mujib selaku ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Nirmala, serta beberapa perwakilan pokdarwis serta lurah dan camat sekitar.

Baca juga:  Nilai KUA-PPAS APBD Kaltim 2021 Berubah Jadi Rp 8,9 Triliun

Dalam sambutannya, Hetifah mengatakan bahwa, Pantai Nirmala memiliki banyak potensi, namun demikian beberapa hal harus menjadi catatan untuk mengoptimalkan potensinya.

“Pantai harus dibuat ngehits. Harus ada faktor pembeda dengan pantai-pantai lainnya. Misalnya, saya lihat dalam perjalanan ke sini banyak terdapat tanaman seperti pepaya dan sayuran lainnya. Hal itu dapat menjadi nilai tambah dan daya tarik sendiri, apalagi di masa pandemi ini niat masyarakat bercocok tanam meningkat,” ujarnya.

Hetifah menambahkan, kedepannya potensi Balikpapan sebagai tujuan wisata sangat mungkin dikembangkan, terutama dalam wisata MICE atau Meeting, Incentive, Conference, and Events.

“Di sini bandaranya bagus, makanannya asyik, SDM anak mudanya keren, dan masyarakatnya ramah. Kita harus bisa tarik event-event terbaik dunia ke Indonesia, karena secara karakteristik sudah sangat mendukung,” paparnya.

Nurdin mengatakan, tantangan yang ada di masa pandemi harus diubah menjadi peluang.

“Dengan program BISA, yaitu bersih indah sehat aman, pelaku parekraf diharapkan dapat beradaptasi agar tetap produktif. Vaksin Corona sekarang hanya ada 3, yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan,” jelasnya.

Baca juga:  Begini Cara Manfaatkan Layanan Pandawa BPJS Kesehatan

Sementara itu, Doortje selaku Kadisparpora Balikpapan mengatakan, pihaknya telah memberikan sejumlah bantuan kepada para pelaku parekraf di Balikpapan yang terdampak pandemi.

“Antara lain dengan bantuan jaring pengaman sosial yang kita berikan sejumlah Rp 250 ribu untuk 3 bulan. Tahap 1 sudah berjalan dengan penerima sebesar 946 orang, dan tahap 2 sebesar 1.703 orang,” paparnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis alat-alat yang menunjang kebersihan dan keindahan, seperti tong sampah, wastafel, dan disinfektan. Sebagai penutup, semua peserta melakukan kegiatan bersih-bersih pantai, penanaman pohon, dan pengecatan objek pariwisata.

[RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close