Nasional

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027, Idulfitri 9 Maret

Network — Kaltim Today 21 September 2026 13:08
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027, Idulfitri 9 Maret
Ilustrasi. (Dok. Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Keputusan tersebut didasarkan pada pedoman hisab sistem penanggalan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dipedomani oleh persyarikatan.

Berdasarkan perhitungan KHGT, ibadah puasa Ramadan 1448 H akan digenapi selama 29 hari, dengan hari terakhir jatuh pada Senin, 8 Maret 2027. Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1448 H atau Hari Raya Idulfitri bertepatan pada Selasa, 9 Maret 2027.

Selain jadwal puasa dan Idulfitri, Muhammadiyah turut menetapkan tanggal pelaksanaan ibadah pada bulan Zulhijah. Awal bulan 1 Zulhijah 1448 H ditetapkan jatuh pada Jumat, 7 Mei 2027, sedangkan Hari Raya Iduladha atau 10 Zulhijah 1448 H diperingati pada Minggu, 16 Mei 2027.

Sistem KHGT merupakan kalender yang diinisiasi Muhammadiyah dengan prinsip integrasi dan penyatuan kalender Islam global. Metode ini menitikberatkan pada hisab astronomis untuk menentukan awal bulan kamariah secara terpadu, guna menghadirkan keselarasan penanggalan momentum sakral Islam di berbagai belahan dunia.

Di sisi lain, pemerintah Republik Indonesia belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai penentuan awal Ramadan maupun Idulfitri 1448 H. Penentuan kalender oleh otoritas negara tetap mengacu pada mekanisme Sidang Isbat yang dipimpin Kementerian Agama.

Mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat, penentuan tanggal 1 Ramadan, 1 Syawal, serta 1 Zulhijah dirumuskan dengan mengintegrasikan hasil perhitungan hisab dan rukyatulhilal dari berbagai titik pantau di tanah air. Sidang isbat penentuan awal Ramadan 1448 H diagendakan berlangsung pada pengujung Syakban mendatang.

[RWT] 



Berita Lainnya