Balikpapan

Over Kapasitas, Lapas Balikpapan Tambah Blok Hunian

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan kini tengah menambah kapasitas huniannya. Pasalnya, dari kapasitas 567 hunian, diisi 1.351 warga binaan.

Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan, Pujiono Slamet. Dia menuturkan, lapas tersebut memang melebihi kapasitas.

Baca juga:  Cara Mudah Cek Macet Mudik Lebaran 2022 dengan Aplikasi, Ada yang Bisa Digunakan secara Offline

“Artrinya menjadi salah satu lapas di Kaltim yang overcrowded,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sejak dibangun pada 1948 lalu, baru 2 kali penambahan kapasitas hunian. Yakni pada 2016 dan 2021. Di tahun ini juga dilakukan penambahan kapasitas hunian.

Dia membeberkan, di 2022 ini lapas tersebut mendapatkan 2.000 meter persegi dalam rangka pembangunan lanjutan blok hunian.

“Kalau berjalan dengan lancar, maka kapasitas hunian sudah (akan) mencapai 750 atau 800 orang,” sebutnya.

Dia melanjutkan, dari total 11 hektar lahan, terbagi dengan bangunan rumah pegawai lapas.

“Sudah kami serahkan ke rutan, rumah pegawai kita, tapi bisa masih melebarkan ke sisi barat dan timur,” ujarnya.

Baca juga:  Jelang Lebaran, BI Balikpapan Siapkan Rp 3,1 Triliun dan 114 Titik untuk Layani Penukaran Uang

Dia menjelaskan, over kapasitas tersebut karena selama ini lapas itu menampung warga binaan dari kota dan kabupaten di Kaltim lainnya. Termasuk juga yang dari Kalimantan Utara (Kaltara).

“Karena ini Lapas rujukan. Dari Paser, Samarinda, Tenggarong, bahkan Kaltara, Nunukan juga mengirim warga binaan ke Balikpapan. Mungkin (dibawa) ke Balikpapan karena letak yang stratgeis, dekat bandara, dekat pelabuhan,” pungkasnya.

[RWT | SR] 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker