HeadlineKaltim

Pembahasan APBD Perubahan 2021 Mentok, Beasiswa Kaltim Tuntas Tahap Dua Terancam Batal

Kaltimtoday.co, Samarinda – Program Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan 2021 tahap dua terancam batal. Hal ini kemungkinan terjadi setelah anggaran yang direncanakan sebesar Rp 77 miliar di APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2021 tidak kunjung disahkan DPRD Kaltim.

Rapat paripurna dengan agenda penetapan KUA-PPAS hingga pengesahan APBD-P antara Pemprov Kaltim DPRD Kaltim yang dijadwalkan digelar maraton mulai Senin (11/10/2021) hingga Rabu (13/10/2021) batal.

Baca juga:  10 SMA Terbaik di Kaltim Versi Kemendikbud Berdasarkan Hasil UTBK 2021

Awalnya DPRD Kaltim menolak menyetujui APBD-P Kaltim 2021 dengan beberapa alasan. Salah satunya karena realisasi program di APBD 2021 hingga akhir September baru mencapai 47 persen. Sementara usulan tambahan anggaran Pemprov Kaltim di APBD-P 2021 mencapai Rp 900 miliar. Waktu tiga bulan untuk merealisasikan anggaran itu dinilai tidak cukup.

Baca juga:  9.103 Pendaftar Lolos Verifikasi Administrasi Beasiswa Kaltim Tuntas, 61.113 Orang Masuk Daftar Tunggu

Padahal tambahan duit yang diusulkan Pemprov Kaltim itu beberapa di antaranya seperti tambahan anggaran penanganan Covid-19 dalam biaya tidak terduga sebesar Rp 391 miliar dan anggaran Beasiswa Kaltim Tuntas dan Stimulan tahap kedua sebesar Rp 77 miliar.

Kepala BPKAD Muhammad Sa’duddin menuturkan, dengan tidak ada kesepakatan terkait APBD-P 2021, maka mengacu instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemprov Kaltim akan menggunakan APBD Murni 2021. 

“Sesuai surat Kemendagri, tidak ada perubahan, maka pakai APBD lama,” ujar Sa’duddin, Selasa (12/10/2021). 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo mengatakan, pihaknya akan berupaya agar APBD-P 2021 dapat disahkan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mendatangi Kemendagri untuk melakukan konsultasi terkait hal tersebut.

Baca juga:  Usut Penyebab Banjir di Berau, M Nasiruddin Usul Pembentukan Tim Investigasi Independen

“Kami minta saran dan solusi terkait polemik anggaran yang belum ada titik tengah ini,” ucap Sigit Wibowo. 

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT) Iman Hidayat mengaku, tidak berwenang untuk menjawab kepastian anggaran tahap kedua yang ditunggu ribuan siswa dan mahasiswa tersebut. Semua dia serahkan ke Pemprov dan DPRD Kaltim. 

Adapun total siswa yang menunggu kepastian terkait penerima beasiswa tahap kedua sebanyak 61.113 mahasiswa dan siswa. Terdiri atas 7.336 orang untuk tuntas mahasiswa, 5.242 stimulan mahasiswa, dan 48.535 untuk stimulan siswa. 

Baca juga:  Menpora Puji Kaltim Sukses Gelar FORNAS, Hetifah: Kaltim Cocok Jadi Provinsi Olahraga Nasional

Mahasiswa dan siswa yang mendapatkan beasiswa tahap kedua ini bergantung nominal anggaran yang dialokasikan dan disetujui Pemprov-DPRD Kaltim di APBD-P 2021. Anggaran yang diusulkan sekira Rp 77 miliar. 

“(Tidak bisa jawab) karena sudah bukan ranah teknis, tapi kebijakan,” jawabnya ketika dikonfirmasi. 

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close