Daerah

Pemprov Kaltara dan Pemkab Kukar Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kratom

Supri Yadha — Kaltim Today 16 April 2026 17:51
Pemprov Kaltara dan Pemkab Kukar Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kratom
Kunjungan Pemprov Kaltara ke Pemkab Kukar.

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Peluang pengembangan komoditas kratom atau kedemba di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menarik perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Kunjungan kerjasama pun dilakukan untuk membuka potensi ekonomi baru dari tanaman tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Heri Rudiyono, melakukan kunjungan langsung ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar atas arahan Gubernur Kaltara. Ia datang bersama anggota DPRD provinsi serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Rombongan diterima Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, di ruang eksekutif Kantor Bupati Kukar, Kamis (16/4/2026).

Heri mengungkapkan, kunjungan tersebut bertujuan membuka peluang kolaborasi antara Pemprov Kaltara dan Pemkab Kukar, baik dalam skema Government to Government maupun Business to Business.

“Harapan kita nanti dengan kerja sama ini, komoditas kratom bisa menjadi peluang usaha baru bagi petani di Kaltara,” kata Heri.

Ia menjelaskan, potensi kratom di Kaltara tersebar di sejumlah wilayah seperti Malinau, Tana Tidung, Nunukan, dan Bulungan. Namun, produksi terbesar berada di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, meski belum dikelola secara optimal.

“Karena kami baru mendengar, dan kami tidak mau kehilangan waktu, kalau ada peluang kenapa harus besok-besok, jadi kami langsung kunjungan kesini,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Kukar, Sunggono mengapresiasi Pemprov Kaltara dan menilai Kukar memiliki potensi besar dalam pengembangan kratom.

Berdasarkan data dinas terkait, jumlah petani kratom di Kukar telah mencapai sekitar 12.000 orang, dengan kapasitas ekspor yang pernah menyentuh 200 hingga 300 ton per bulan.

“Tentu ini peluangnya masih sangat terbuka lebar,” ungkap Sunggono.

Ia juga berharap ke depan terjalin kerja sama yang lebih konkret, termasuk dalam fasilitasi distribusi. Selama ini, Kaltara masih mengirimkan produk kratom ke Kalimantan Barat.

“Kita menyebut baik rencana kerjasama ini dan mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan sehingga manfaat yang kita dapatkan dari kerjasama bisa meningkatkan pendapatan asli daerah,” tandasnya.

[RWT] 



Berita Lainnya