Advertorial
Penuhi Undangan Presiden, Rektor UNMUL Boyong 3 Dekan ke Istana Bahas Asta Cita
JAKARTA, Kaltimtoday.co - Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan 1.200 Rektor dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan menyinkronkan peran perguruan tinggi dalam mendukung visi besar pemerintah, yakni Asta Cita.
Berdasarkan surat resmi nomor 0009/B/KS.11/2026, agenda bertajuk "Taklimat dan Dialog Presiden RI bersama Pimpinan Perguruan Tinggi" ini menempatkan SDM, sains, dan pendidikan tinggi sebagai tulang punggung kebangkitan Indonesia.
Ada hal menarik dalam pertemuan selama empat jam ini. Presiden Prabowo secara spesifik meminta para Rektor didampingi oleh tiga Dekan dari bidang Sosial dan Humaniora.
Merespons arahan tersebut, Rektor Universitas Mulawarman (UNMUL), Prof Abdunnur, hadir bersama tiga pimpinan fakultas. Ketiga dekan tersebut yakni, Dr Zainal Abidin (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Prof Susilo (Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Prof M Bahri Arifin (Dekan Fakultas Ilmu Budaya).
Kehadiran para dekan di bidang sosial ini mengisyaratkan keinginan pemerintah untuk memperkuat fondasi karakter dan analisis ekonomi berbasis kemanusiaan dalam mencapai target pembangunan nasional.
Keterlibatan aktif UNMUL dalam dialog substantif ini menjadi peluang besar untuk menyampaikan gagasan strategis dari Kalimantan Timur. Terutama, terkait pengembangan kualitas SDM di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Presiden menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat krusial agar hasil riset universitas selaras dengan program prioritas pemerintah. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum agar sains dan pendidikan tinggi benar-benar menjadi penggerak ekonomi nasional.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Unmul Siap Gelar Job Fair Batch III 2026, Wujud Nyata Jembatani Lulusan dengan Dunia Industri
- 993 Peserta Ikuti Psikotes TUNAS 2026 di Unmul, Jadi Satu-satunya Lokasi Tes di Kalimantan
- Rektor Unmul Terpilih Profesor Rudianto Amirta Sesalkan Intervensi Ormas dalam Pilrek, Berharap Transisi Kepemimpinan Diselesaikan Secara Dewasa
- Rektor Baru Unmul Rudianto Amirta Buka Suara Pasca Pilrek: Rivalitas Selesai, Saatnya Bersatu
- Respons Kegaduhan Pilrek hingga Keterlibatan Pihak Eksternal, Mahasiswa Unmul Tuntut Permintaan MaafÂ








