Kukar

Penyisiran Sampai di Jembatan Kukar, Karyawan Pencucian Mobil di Sukarame Belum Ditemukan

Kaltim Today
20 Februari 2021 20:31
Penyisiran Sampai di Jembatan Kukar, Karyawan Pencucian Mobil di Sukarame Belum Ditemukan
Petugas gabungan melakukan penyisiran untuk mencari korban bernama Fery.

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Proses pencarian Fery (18 tahun) karyawan pencucian mobil di kelurahan Sukarame yang tercebur bersama mobil Triton di Sungai Mahakam pada Jumat kemarin, hingga kini belum ditemukan oleh tim gabungan Basarnas dan BPBD Kukar.

Sabtu (20/02/2021) pagi,  aparat gabungan fokus pada mengevakuasi kendaraan dan dilakukan pengecekan oleh tim penyelam untuk mengecek kembali didalam mobil. Setelah kendaraan berhasil dinaikan ke darat pukul 12.30 Wita, kemudian dicek lagi ternyata korban tidak ada didalam.

"Setelah kendaraan dinaikan di daratan, kita cek kembali apakah didalam masih ada korban atau tidak, hasilnya masih nihil (tidak ada didalam," kata Koordinator Unit 1 Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi kepada Kaltimtoday.co, Sabtu (20/02/2021).

Sesuai dengan permintaan dari keluarga korban, lanjut Riqi, pukul 13.30 Wita dilakukan sortir penyelaman lagi untuk memastikan apakah korban masih di sekitar lokasi atau tidak, namun tetap hasilnya nihil.

Kemudian secara bergantian tim Basarnas, BPBD, Polisi Air Polres Kukar, Satpol PP, relawan dan warga sekitar melakukan penyisiran sampai di Jembatan Kutai Kartanegara, tetapi tidak ditemukan juga korbankorban hingga pukul 18.00 wita.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

"Pihaknya menginformasikan kepada warga masyarakat apabila melihat atau menemukan korban segera di informasikan kepada kami di posko utama titik jatuhnya korban di Kelurahan Sukarame," ujar Riqi sapaan akrabnya.

Adapun ciri-ciri korban yakni tidak mengunakan baju tetapi pakai celana pendek warna merah. Bila menemukan ciri-ciri tersebut di Sungai Mahakam segera informasikan di posko utama.

Sementara proses penyisiran ada beberapa kendala yang memperlambat pencarian korban yakni banyaknya eceng gondok di sungai. Selain itu, lanjut Riqi, pihaknya juga berfokus di dermaga Pemkab Kukar yang menumpuk eceng gondok, ada kemungkinan korban tersangkut disana, maka besok akan dibersihkan untuk mengetahui korban ada atau tidak.

"Kemungkinan besok akan kita bersihkan eceng gondok disana, siapa tau korban tersangkut disitu," tuturnya.

Tak kunjung ditemukan, lanjut Riqi, sesuai SOP serta menjaga keselamatan petugas dilapangan, pencarian korban di tutup pukul 18.00 wita. Kemudian pencarian akan dilanjutkan besok mulai jam 7 pagi dengan pembagian tugas penyisiran serta jarak pencarian akan lebih jauh lagi. Pihaknya juga menunggu rencana operasi dari Basarnas Kaltim.

[SUP | NON]

 


Related Posts


Berita Lainnya