Kutim

Perekonomian Pramuwisata Kutim Lesu, Ketua DPC HPI Minta Objek Wisata TNK Dibuka Kembali

Kaltimtoday.co, Sangatta – Dimasa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi banyak membuat tempat wisata harus menutupnya. dari berbagai aspek penutupan itu guna menekan penyebaran angka penularan Covid-19. Salah satunya Taman Nasional Kutai (TNK). Selama masa pandemi tempat wisata ini tutup total dari segala aktivitas.

Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kutai Timur (Kutim), Askhar mengharapkan, objek wisata TNK maupun Prevab dan Sangkima agar dapat dibuka kembali untuk umum.

Baca juga:  13 Unit Kendaraan Dinas Akan Ditarik dari Purnatugas Pejabat Kutim

Menimbang berdasarkan surat permohonan reaktivasi kawasan objek wisata TNK dari Balai TNK sendiri pada (19/10/2020) untuk meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim agar bisa membuka objek wisata yang ada di TNK tentunya berdasarkan protokol kesehatan (Prokes) Covid- 19.

“InsyaAllah jika kawasan objek wisata TNK dibuka kembali dengan prosedur protokol kesehatan yang ada, roda perekonomian masyarakat khususnya stakeholder pariwisata di Kutim bisa berjalan baik kembali,” ucapnya.

Dikatakannya, karena adanya pandemi ini keadaan pemandu wisata sangat memprihatinkan. Pemandu wisata baik di Kutim maupun Kaltim tidak pernah lagi mendapatkan pendapatan dari tamu yang biasanya berkunjung ke objek wisata TNK.

“Dari pihak balai TNK sendiri sudah siap dengan prosedur protokol kesehatan yang ditetapkan. Jadi kami dari pemandu wisata khususnya di Kutim berharap Pemkab Kutim dapat membukanya kembali dengan prosedur protokol kesehatan. Karena teman-teman pemandu sudah banyak permintaan dari tamu yang ingin berkunjung ke objek wisata TNK,” sambungnya.

Baca juga:  Jelang Pilkada 2020, 11 Ribu Lebih Pemilih yang Masuk DPT Belum Lakukan Perekaman e-KTP

Demi meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya stakeholder, pelaku pariwisata yang sangat terdampak pandemi ini berharap pemegang kebijakan objek wisata TNK untuk bisa memikirkan jalan yang terbaik demi kelanjutan taraf hidup masyarakat, khususnya stakeholder pariwisata yaitu dengan cara membuka kembali objek wisata TNK.

“Contohnya saja seperti kawasan objek wisata Taman Nasional yang ada di daerah lain saja sudah bisa buka kembali dengan sesuai protokol kesehatan. Tentu kita berharap Pemkab Kutim setuju dan memberikan izin agar TNK bisa dibuka kembali,” tutupnya.

[El | NON]

 

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close