Kukar

Peringati HUT ke-238 Kota Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Sebut Pemerintah Akan Mengupayakan Pengembalian Barang Kerajaan Kutai

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Tenggarong pada Senin (28/9/2020). Agenda tersebut dihadiri Anggota DPRD Kukar dan Pemerintah Daerah Kukar.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid menceritakan ketika membaca kembali sejarah kerajaan Kutai pada masa Sultan Sulaiman telah mencapai masa keemasan. Yakni kemajuan masyarakat yang luar biasa pada waktu itu.

Baca juga:  Edi Damansyah Cuti Maju Pilkada, Chairil Anwar Jadi Pelaksana Tugas Bupati Kukar

“Hal itu menjadi spirit kita, bagaimana kejayaan yang pernah kita capai waktu itu akan kita capai pada masa yang akan datang,” kata Rasid.

Berdasarkan sejarah tersebut, tentunya menjadi motivasi untuk membenahi Tenggarong yang lebih baik lagi. Kemudian komitmen dan tanggung jawab sangat penting untuk dibangun bersama. Karena membangun Kutai Kartanegara tidak bisa sendirian. Oleh sebab itu harus melibatkan DPRD dan Pemerintah Daerah. Selain itu harus melibatkan masyarakat, karena masyarakat sangat penting dalam kemajuan suatu daerah.

“Komitmen kita bersama untuk berupaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kukar yang sebenarnya,” ujar Rasid.

Diketahui, barang peninggalan kerajaan Kutai yang tersimpan di Kukar sangat sedikit, karena sebagian besar barang peninggalan kerajaan disimpan di Monumen Nasional (Monas) serta ada yang di luar negeri.

Baca juga:  Gelar Rapimda se-Kukar, Pipit Sebut Pemuda Muhammadiyah Punya Dedikasi Tinggi

“Pemerintah sejak dulu telah mengupayakan bagaimana barang peninggalan kerajaan yang tersimpan di luar Kukar untuk bisa dibawa ke Kukar. Tetapi hingga sekarang belum bisa dibawa ke Kukar,” ungkapnya.

Rasid menuturkan, saat ini pemerintah kembali mengupayakan pengembalian barang tersebut. Tentunya ada mekanisme yang perlu diurus agar bisa kembali ke Kukar dan kemungkinan membutuhkan proses yang cukup panjang.

“Sebab barang peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara akan menjadi daya tarik masyarakat agar datang ke Tenggarong untuk melihat bukti sejarah Kutai Kartanegara,” pungkasnya.

[SUP | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close