HeadlineKutim

Pulang dari Jakarta, Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang Positif Covid-19

Kaltimtoday.co, Sangatta – Usai melakukan perjalanan dari Jakarta, Plt Bupati Kutim, Kasmidi Bulang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus ini pun menambah rentetan pimpinan daerah yang terinfeksi Covid-19.

“Betul, dia diumumkan positif terpapar pada hari Jumat (4/9/2020), beliau baru balik dari Jakarta,” jelas Kadinkes Kutim Bahrani, Sabtu (5/9/2020).

Baca juga:  Diusung 6 Parpol, Mahyunadi-Kinsu Mendaftar ke KPU, Ulfa: Semua Pakai Protokol Kesehatan

Bahrani menambahkan, usai melakukan perjalanan dari Jakarta, Kasmidi segera melakukan tes swab atau usap di RS Kudungga Kutim pada Jumat (4/9/2020) pagi dengan menggunakan tes cepat molekul.

“Dia dalam kondisi baik. Dia termasuk orang tanpa gejala,” jelas Bahrani.

Bahrani menambahkan, demi keamanan, Kasmidi Bulang harus isolasi mandiri. Kalau pun ada pertemuan, protokol kesehatan tetap dijaga.

“Minimal ada area khusus untuk beliau sejauh dua meter, dan tidak dimasuki orang lain. Dengan menjaga jarak aman, Insya Allah, tidak terjadi penularan,” ujar Bahrani Hasanal.

Saat ini, Kasmidi telah menjalani isolasi mandiri dan sejak disampaikan terkonfirmasi positif, Dinkes Kutim menyampaikan kepada Kasmidi untuk melaksanakan protokol kesehatan, termasuk menjaga jarak terhadap tim pemenangan maupun para pendukung.

“Kita tahu, dengan kesibukan sekarang, tentu akan banyak pertemuan-pertemuan sehingga kami sampaikan pada beliau untuk menjaga betul protokol kesehatan. Kalau tidak penting-penting betul, harus mengisolasi diri dan makan dengan menu sehat,” ujarnya.

Terkait terkonfirmasinya Plt Bupati, Dinkes Kutim melakukan tracking terhadap mereka yang melakukan kontak erat. Selain itu, masyarakat yang kontak erat segera melapor untuk dilakukan swab.

Baca juga:  Takut Ditinggalkan Suami, Wanita Ini Culik Bayi Saudara Kandungnya

“Kontak erat dimaksud adalah ada melakukan salaman, bersentuhan, dan lainnya. Berkumpul di satu ruangan, dengan jarak maksimal 1 meter atau kurang, dengan waktu 15 menit atau lebih, harap melapor,” Bahrani.

Selain itu, lanjut Bahrani Hasanal, kalau ada gejala, baik batuk, pilek, demam, dan lain yang mengarah ke Covid-19, apalagi sampai sesak, silahkan melapor ke Dinkes Kutim. Kalau masuk kriteria terpapar, yang bersangkutan akan dilakukan swab.

Dia juga terus mengingatkan, Covid-19 bisa mengenai siapa saja, mau petani, dokter, pejabat maupun masyarakat umum, anak kecil sampai manula. Sehingga penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari amatlah penting.

[EI | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close