Daerah
Puluhan Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Anak Terlantar di Tenggarong Dapat Bantuan Sembako
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Puluhan penyandang disabilitas, anak telantar, dan lanjut usia (lansia) di Kecamatan Tenggarong menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bantuan bagi kelompok penerima manfaat tersebut disalurkan langsung Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di BPU Kecamatan Tenggarong, Rabu (13/5/2026).
Aulia menerangkan, intervensi bantuan diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 3, agar masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi tetap dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada veteran dalam bentuk tunai sebagai bagian dari hak yang diterima.
Sedangkan untuk anak yatim piatu dan masyarakat yang masuk desil 1 sampai desil 3, bentuk bantuannya berupa sembako,” kata Aulia.
Di sisi lain, Aulia juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang berasal dari Kementerian Pertanian melalui bantuan aspirasi Budisatrio Djiwandono.
Menurutnya, sebanyak 17 unit alsintan berhasil diperoleh untuk mendukung kebutuhan petani.
“Ini sangat berguna untuk warga petani kita. Kami fokus pada jalan usaha tani dan irigasi, sementara dari pusat membantu peralatan pertaniannya,” ungkapnya.
Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai langkah dalam mengurai pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui program Kukar Siap Kerja.
Aulia menyebut, pengentasan kemiskinan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni bantuan sosial (charity) dan pemberdayaan masyarakat (empowerment).
“Kalau kegiatan ini kan charity. Orang-orang tua mau kita berdayakan kerja apa lagi? Jadi tugas pemerintah adalah memberikan bantuan,” ucapnya.
Sementara bagi masyarakat usia produktif, pemerintah akan melakukan pemberdayaan melalui program Kukar Siap Kerja dan Klinik Wirausaha Mandiri.
“Nah bagi yang masih bisa bekerja, kita berdayakan melalui program Kukar Siap Kerja dan Klinik Wirausaha Mandiri. Kita berdayakan melalui program pelatihan,” imbuh Aulia.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kukar, Rinda Desianti menambahkan, bantuan sembako tersebut diberikan kepada 73 warga di Kecamatan Tenggarong.
“Bantuan sembako tadi berupa beras, minyak goreng, ikan sarden, kecap manis, telur hingga susu,” ujarnya.
Rinda menjelaskan, penerima bantuan tersebut tidak menerima bantuan sosial dari program lain agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan.
Misalnya, masyarakat yang sudah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan non-tunai, BLT, maupun program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi), tidak lagi menerima bantuan sembako tersebut.
“Jadi penerima bantuan sosial itu tidak satu orang menerima beberapa bantuan sekaligus. Kalau yang ini, di luar penerima atensi dan di luar penerima PKH,” tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- 60 Warga Rapak Lambur Terima BLT Dana Desa 2025, Fokus untuk Lansia dan Disabilitas
- Desa Loa Duri Ulu Salurkan BLT Dana Desa untuk 57 Warga, Prioritaskan Lansia dan Keluarga Rentan
- Cek Daftar 3 Bansos yang Cair 26 Mei 2025, Bukan PKH atau BPNT Tahap 2!
- Perumusan Subsidi BBM 2025 Hampir Final, Skema Mengarah ke BLT
- Skema Baru Penyaluran Subsidi BBM Dimulai 2025, Ini 3 Opsi yang Dipertimbangkan Pemerintah









