Kukar

Resmi Jadi PAW DPRD Kukar, Budiman Sebut Akan Serap Aspirasi dan Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat paripurna pergantian antar waktu (PAW) yakni Rendi Solihin yang mengundurkan diri, karena ikut berlaga di Pilkada di Kukar. Rendi sendiri telah mengundurkan diri pada awal September lalu.

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid mengatakan bahwa, bagi anggota dewan yang mencalonkan diri sebagai pasangan calon (paslon) di Pilkada serentak, syarat dan ketentuannya harus mengundurkan diri sebagai anggota DPRD. Kemudian PAW dengan jumlah suara di bawah Rendi yang akan menggantikannya.

Baca juga:  Segera Cek! Seleksi Beasiswa Kaltim Tuntas Tahap Satu Sudah Diumumkan

“Jadi, Budiman dari dapil 4 yang mengantikan Rendi Solihin di DPRD Kukar,” kata Rasid.

Diketahui, sebelumnya Budiman memperoleh suara di dapil 4 meliputi Sanga-Sanga, Muara Jawa, dan Samboja pada pemilihan legislatif (Pileg) lalu dan memperoleh sekitar 1.700 suara.

 

View this post on Instagram

 

Pendaftaran program Beasiswa Kaltim Tuntas melalui https://kaltimtuntas.id/ telah ditutup pada 28 Juni 2020. Lalu kapan pengumuman mahasiswa dan siswa yang lolos seleksi? . Dikonfirmasi, Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas, Iman Hidayat menyampaikan, pengumuman akan disampaikan 2 tahap. . Tahap pertama pada 15 Oktober 2020 bersumber dari APBD Murni 2020. Sementara tahap kedua pada 22 Oktober 2020 bersumber dari APBD Perubahan 2020. . Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan di laman resmi https://kaltimtuntas.id/ melalui akun masing-masing pendaftar. Calon penerima beasiswa kategori tuntas yang dinyatakan lolos diwajibkan membuka rekening di bank yang telah ditunjuk Pemprov Kaltim. Selengkapnya kunjungi www.kaltimtoday.co #kaltim #beasiswa #isranhadi

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co) on

Sementara itu, Budiman mengatakan, amanah akan dijalankan dengan baik karena mempunyai tanggung jawab kepada seluruh masyarakat Kukar dan akan segera turun ke lapangan khususnya di daerah pesisir. Hal ini dia lakukan untuk melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah, dalam hal ini eksekutif.

“Aspirasi dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas akan kami perjuangkan,” kata Budiman.

Dia menambahkan, kendala di daerah pesisir yang sebagian besar merupakan nelayan, sehingga akan disinkronisasikan dengan program eksekutif.

Baca juga:  Pemkab Kukar Bakal Pasang Lampu Hias di Jembatan Kutai Kartanegara

Dia menuturkan, nelayan di sana perlu dibangkitkan karena selama ini ada beberapa kendala. Seperti nelayan masih kesulitan mendapatkan bahan bakar saat melaut.

Pihaknya akan segera turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi di sana, jika memungkinkan nanti kedepannya akan berusaha agar di sekitar pelabuhan atau sungai di sana ada POM terapung.

“Agar nelayan mudah mendapatkan bahan bakar saat ingin melaut,” pungkas Budiman.

[SUP | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close