Nasional

Resmi Naik Hari Ini, Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp 16.250 per Liter

Kaltim Today
10 Juni 2026 06:46
Resmi Naik Hari Ini, Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp 16.250 per Liter
Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) menjadi Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp 17.000 per liter yang mulai berlaku per Rabu (10/6/2026). (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, Kaltimtoday.co - PT Pertamina (Persero) melalui subholding Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi mulai Rabu (10/6/2026). Penyesuaian kenaikan harga ini berlaku untuk produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95, sedangkan untuk jenis BBM lainnya terpantau tetap atau tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan pengumuman resmi di situs Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kini dibanderol sebesar Rp 16.250 per liter. Angka ini mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp 3.950 per liter dari harga sebelumnya yang bertahan di level Rp 12.300 per liter. Sementara itu, untuk jaringan Pertashop, harga Pertamax ditetapkan sedikit lebih rendah yaitu Rp 16.150 per liter.

Kenaikan juga diikuti oleh varian Pertamax Green 95 yang kini dipatok seharga Rp 17.000 per liter, atau naik sebesar Rp 4.100 per liter dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 12.900 per liter.

Manajemen menjelaskan bahwa kenaikan harga Pertamax ini merupakan penyesuaian perdana sejak harga minyak mentah dunia melonjak tajam akibat eskalasi konflik geopolitik antara Israel dan Iran pada akhir Februari 2026 lalu.

Sebelumnya, sejumlah produk BBM nonsubsidi Pertamina lainnya sudah lebih dulu mengalami penyesuaian harga berkala sejak 18 April 2026. Namun, pada saat itu Pertamina memilih untuk menahan harga Pertamax, menjadikannya satu-satunya produk umum yang bertahan di harga lama sebelum akhirnya ikut menyesuaikan tren pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah per hari ini.

Di sisi lain, Pertamina memutuskan untuk tidak mengubah harga beberapa produk produk nonsubsidi lainnya yang skema harganya telah berlaku sejak 1 Juni 2026.

Untuk varian bensin kelas atas, Pertamax Turbo tetap dijual dengan harga Rp 20.750 per liter. Kemudian pada lini bahan bakar diesel nonsubsidi, Dexlite masih dibanderol Rp 23.000 per liter, serta Pertamina DEX yang bertahan di angka Rp 24.800 per liter.

Kabar baik bagi masyarakat, kebijakan ini tidak menyentuh sektor BBM bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO). Harga Pertalite (RON 90) dipastikan tetap stabil di angka Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi (Biosolar) tidak berubah di harga Rp 6.800 per liter.

Langkah korporasi per tanggal 10 Juni 2026 ini menandai perubahan harga BBM Pertamina yang kedua kalinya dalam bulan berjalan, setelah kebijakan evaluasi periodik pertama dilakukan pada awal bulan lalu.

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku efektif per 10 Juni 2026:

  • Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter
  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp 16.250 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
  • Dexlite: Rp 23.000 per liter
  • Pertamina DEX: Rp 24.800 per liter

Penyesuaian harga terbaru ini langsung memicu perhatian luas dari masyarakat mengingat Pertamax dan Pertamax Green 95 merupakan jenis BBM yang paling banyak dikonsumsi oleh kendaraan pribadi sektor kelas menengah. Perubahan ini diproyeksikan bakal memberikan pengaruh pada fluktuasi biaya transportasi harian serta struktur pengeluaran rumah tangga di tengah tingginya tekanan energi global.



Berita Lainnya