banner

DISKOMINFO KUKAR

Tren Inovasi Terus Membaik, Bupati Kukar Targetkan Raih Penghargaan IGA Kemendagri

Supri Yadha — Kaltim Today 28 Oktober 2026 18:08
Tren Inovasi Terus Membaik, Bupati Kukar Targetkan Raih Penghargaan IGA Kemendagri
Bupati Kukar berikan apreasiasi inovasi pada kategori kecamatan di Bappeda. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong pengembangan inovasi di berbagai sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah. Melalui Pekan Inovasi dan Kreativitas Daerah 2026, para inovator dari berbagai kalangan mendapat apresiasi atas gagasan dan karya yang dikembangkan.

Kegiatan yang mencakup kategori organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa/kelurahan, puskesmas, pemuda dan mahasiswa, serta inovator tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Bappeda Kukar, Selasa (27/10/2026).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, tren inovasi di daerahnya terus menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, pemerintah daerah masih berupaya membenahi sejumlah aspek, termasuk regulasi, untuk memperkuat ekosistem inovasi.

Menurutnya, penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk meraih Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ke depan, kita berusaha untuk membenahi dari perspektif regulasi karena memang target kami di sektor inovasi government ini, kita bisa mendapatkan Government Award atau IGA Award yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri,” kata Aulia.

Ia menegaskan, inovasi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi perangkat daerah, satuan pendidikan, puskesmas, dan berbagai sektor lainnya. Dengan inovasi, proses kerja diharapkan menjadi lebih cepat dan mudah.

Selain meningkatkan efektivitas kegiatan, inovasi juga dibutuhkan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan maupun pembangunan daerah.

“Ketika ada masalah juga, kita berupaya untuk melakukan inovasi untuk mencari pemecahan masalahnya. Tentunya tetap dengan memperhatikan regulasi-regulasi,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar, Joko Bahari Susilo, berharap hasil kompetisi dalam Pekan Inovasi dan Kreativitas Daerah 2026 dapat menjadi pijakan untuk mendorong pengembangan inovasi di berbagai sektor pelayanan dan pembangunan.

Pemberian penghargaan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para pemenang, tetapi juga diharapkan mendorong lahirnya gagasan baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Apresiasi ini juga diharapkan memotivasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, puskesmas, serta pemuda untuk terus menghadirkan gagasan yang bermanfaat,” pungkasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya