Balikpapan

49 ASN Pemkot Balikpapan Dilantik Jadi Pejabat Administrasi dan Pengawas

Kaltimtoday.co, Samarinda – Sebanyak 49 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon 3 dan 4 lingkungan Pemkot Balikpapan dilantik, Kamis (5/8/2021).

ASN yang diangkat untuk jabatan administrator dan pengawas tersebut juga membacakan sumpah jabatannya dipimpin langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

Baca juga:  Daftar Kasus Pemalsuan Hasil Tes Covid-19 Negatif di Kaltim Sepanjang 2021

Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan, saat pandemi Covid-19 menjalankan roda pemerintahan cukup memiliki banyak tantangan. Untuk mewujudkan visi dan misi tidak mudah.

Selain anggaran yang terbatas, sumber daya manusia di Balikpapan juga masih jauh dari memadai.

Meski begitu, Pemkot Balikpapan akan terus berupaya agar sumber daya yang ada dapat ditempatkan di posisi yang tepat. Hal itu penting demi pengembangan dan pembenahan sumber daya manusia semakin profesional.

Baca juga:  Cara Dapat Diskon Token Gratis dari PLN Periode Juli-Desember 2021

“Sumber daya manusia itu tulang punggung Balikpapan. Kompetensi unggul dan karakter baik harus terus ditingkatkan,” kata Rahmad Mas’ud.

Semakin baikn kompetensi aparatur di Balikpapan, maka makin leluasa penempatannya. Tapi hal itu saja masih tidak cukup, mereka harus memiliki karakter, jujur, rendah hati, suka berbagi, dan bisa bekerjasama. Juga punya semangat melayani.

Baca juga:  Kapolri Angkat Irjen Pol Herry Rudolf Nahak Jabat Kapolda Kaltim, Berikut Profil Lengkapnya

“BKPSDM saya tugaskan untuk merumuskan mekanisme agar bisa mewujudkan aparatur dengan karakter tersebut di Balikpapan,” katanya.

Atas ASN yang diangkat, Rahmad Mas’ud memberikan selamat bertugas. Dia minta agar ASN yang dilantik tidak banyak mengeluh dan fokus dengan tugas masing-masing.

Baca juga:  12 Makanan Khas Kalimantan Timur Paling Recommended

Sebab, jabatan yang diamanatkan sudah berdasarkan kepantasan, karakter dan kompetensi. Sehingga diharapkan dapat bekerja dengan sebaik-baiknya, inovasi dan gagasan baru. Juga mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Tetap junjung tinggi perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close