Gaya Hidup
6 Makanan Penghilang Bau Badan yang Ampuh dan Layak Dicoba
Kaltimtoday.co - Bau badan merupakan masalah umum yang kerap mengganggu kenyamanan diri sendiri maupun orang-orang di sekitar. Ketika tubuh mengeluarkan aroma kurang sedap, rasa percaya diri bisa langsung merosot. Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi efektif dan alami guna menjaga kesegaran tubuh sepanjang hari.
Melansir data dari Cleveland Clinic, bau badan dipicu oleh berbagai faktor kompleks, mulai dari regulasi hormon, tingkat stres, hingga jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi harian. Banyak orang belum menyadari bahwa beberapa asupan tertentu justru menjadi dalang utama di balik aroma tubuh yang menyengat.
Namun, kabar baiknya, alam juga menyediakan sejumlah bahan pangan yang terbukti ilmiah mampu mendetoksifikasi sisa metabolisme sekaligus mengurangi bau badan dari dalam. Mengonsumsi makanan ini bisa menjadi alternatif solusi yang praktis, sehat, dan aman untuk jangka panjang.
Kaitan Antara Pola Makan dan Aroma Keringat
Menurut pakar medis di Cleveland Clinic, jenis makanan yang cenderung memicu bau badan tidak sedap adalah makanan yang tinggi kandungan asam sulfat. Ketika tubuh mencerna zat ini, senyawa sulfur akan dilepaskan melalui kelenjar keringat. Beberapa makanan yang masuk dalam kategori ini meliputi daging merah, bawang putih, bawang merah, asparagus, ikan, serta kelompok sayuran silangan (cruciferous vegetables) seperti kubis dan brokoli.
Sebaliknya, aroma tubuh bisa diintervensi menjadi lebih segar melalui perbaikan menu harian. Sebuah studi bertajuk "Diet Quality and the Attractiveness of Male Body Odor" yang dirilis dalam jurnal Evolution and Human Behavior (2017) mengungkapkan bahwa pola makan kaya buah dan sayur berdampak positif langsung pada aroma alami tubuh.
Dalam riset tersebut dijelaskan bahwa tingginya asupan buah dan sayur—yang diukur melalui kadar karotenoid pada kulit—membuat aroma keringat cenderung lebih lembut dan sedap. Keringat yang dihasilkan biasanya memunculkan impresi wangi yang disukai, seperti aroma herbal, manis, buah, atau kesegaran bunga.
Lantas, apa saja makanan yang efektif bertindak sebagai deodoran alami dari dalam tubuh? Menyadur informasi dari Duradry dan Only My Health, berikut adalah enam jenis makanan penghilang bau badan yang layak Anda coba:
1. Teh Hijau (Green Tea)
Teh hijau tidak hanya dikenal sebagai minuman kaya antioksidan untuk mendetoksifikasi tubuh, tetapi juga sangat efektif menekan bau badan. Kandungan senyawa polifenol di dalam teh hijau bekerja aktif mereduksi komponen sulfur yang memicu aroma menyengat, sekaligus melawan bakteri makro yang menjadi penyebab bau mulut (halitosis).
2. Buah Sitrus (Jeruk, Lemon, dan Jeruk Bali)
Kelompok buah sitrus seperti jeruk manis, lemon, dan jeruk bali kaya akan vitamin C dan memiliki tingkat keasaman tinggi. Nutrisi ini berperan penting dalam meningkatkan kesehatan kulit serta membantu meregulasi kinerja kelenjar keringat. Dengan kondisi kulit yang sehat, proses ekskresi racun menjadi lebih optimal. Selain itu, tubuh dapat menyerap minyak esensial alami dari buah sitrus, sehingga kulit senantiasa memancarkan aroma segar.
3. Yogurt
Selain menjaga keseimbangan mikroflora di dalam saluran pencernaan, yogurt juga ampuh mengatasi bau badan. Kultur probiotik aktif di dalam yogurt bekerja menetralisasi senyawa sulfur penyebab bau sebelum dilepaskan melalui pori-pori kulit. Bakteri baik ini juga membantu tubuh memerangi tumpukan toksin, sehingga populasi bakteri jahat pemicu bau badan dapat ditekan secara signifikan.
4. Daun Mint dan Peterseli (Parsley)
Kedua tanaman aromatik ini sudah lama diandalkan untuk menyegarkan napas secara instan. Daun mint dan peterseli mengandung zat hijau daun (klorofil) dosis tinggi serta minyak esensial yang memiliki sifat antibakteri alami. Efek ini bekerja langsung menghambat aktivitas bakteri pada area-area tubuh yang lembap dan meminimalkan produksi asam yang berbau tajam.
5. Tomat
Tomat memiliki karakteristik antibakteri dan antiseptik alami yang kuat untuk memangkas jumlah mikroba pada permukaan kulit. Bertindak sebagai astringen alami, tomat juga membantu meringkas pori-pori kulit sehingga dapat mengontrol produksi keringat yang berlebihan. Mengonsumsi jus tomat murni secara rutin juga membantu menurunkan suhu inti tubuh secara internal, yang secara tidak langsung membuat tubuh tidak mudah berkeringat.
6. Daun Sage
Sage adalah tanaman herbal aromatik yang sangat efektif menjaga kesegaran tubuh berkat kandungan senyawa aktif seperti diosmetin, apigenin, dan luteolin. Komponen antibakteri di dalam sage menghentikan perkembangbiakan bakteri di permukaan kulit. Sage juga mampu memberikan efek relaksasi pada kelenjar keringat apokrin, sehingga volume produksi keringat berkurang dan proses pembuangan racun berbahaya berjalan lebih bersih.
Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi dlh-palangkaraya.aisyiyahduri.sch.id untuk meningkatkan pemahaman Anda.
Related Posts
- Diduga Distorsi Sejarah, Petisi Boikot Drakor Perfect Crown yang Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok Tembus Puluhan Ribu
- Soroti Pelarangan Film Pesta Babi, Amnesty International Indonesia Sebut Bentuk Pembungkaman Kritik Papua
- Rekomendasi Drakor dengan Karakter Cowok Green Flag yang Sukses Sembuhkan Trauma
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
- 6 Obat Asam Lambung Alami: Kunyit, Madu, hingga Jahe









