Daerah

Awal Ramadan 2026, Bandara APT Pranoto Prediksi Arus Penumpang Tetap Landai

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 20 Februari 2026 13:31
Awal Ramadan 2026, Bandara APT Pranoto Prediksi Arus Penumpang Tetap Landai
Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda yang diprediksi tetap stabil pada awal Ramadan 2026. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Awal Ramadan, Bandara APT Pranoto Samarinda Prediksi Arus Penumpang Tetap Landai

SAMARINDA, Kaltimtoday.co - Memasuki bulan suci Ramadan, pengelola Bandara APT Pranoto mulai memetakan potensi pergerakan penumpang. Meski secara nasional jumlah armada pesawat mengalami penurunan, tren penerbangan di Samarinda diperkirakan tetap terkendali tanpa lonjakan drastis.

Kepala Kantor Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan sejak awal puasa. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan arus mudik maupun perjalanan menjelang Idulfitri.

“Secara nasional memang ada penurunan jumlah armada yang beroperasi. Dari sebelumnya bisa mencapai 600-an pesawat, sekarang sekitar 392 unit yang available,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat maskapai cenderung memprioritaskan penempatan armada di rute-rute dengan tingkat kepadatan tinggi seperti Jakarta, Surabaya, Bali hingga Medan. Namun demikian, ia menilai dampaknya terhadap penerbangan di Samarinda tidak akan terlalu signifikan.

Ia menyebut, pola pergerakan penumpang di APT Pranoto pada awal hingga pertengahan Ramadan biasanya relatif stabil. Bahkan apabila terjadi peningkatan permintaan tiket, situasinya dinilai masih dalam batas wajar dan tidak sampai menimbulkan antrean panjang.

“Kalau pun kuota penerbangan penuh di waktu tertentu, masyarakat Samarinda sekarang punya alternatif yang mudah, yakni melalui Bandara Sepinggan Balikpapan,” jelasnya.

Keberadaan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang terhubung lewat Tol Balikpapan-Samarinda menjadi faktor penyeimbang arus penumpang. Dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit, akses menuju Balikpapan tak lagi dianggap merepotkan bagi warga Samarinda.

“Masyarakat sekarang lebih fleksibel. Jadi kalau di APT Pranoto penuh, mereka bisa langsung beralih ke Sepinggan. Kami melihat potensi lonjakan tetap ada, tapi tidak akan ekstrem dan masih terkendali,” pungkasnya.

Pihak UPBU memastikan seluruh fasilitas pelayanan tetap dioptimalkan selama Ramadan. Mulai dari kesiapan personel hingga sarana pendukung, semuanya disiagakan guna memastikan kenyamanan penumpang yang bepergian selama bulan suci.

[TOS]



Berita Lainnya