Daerah

Banjir Rendam Jalan Poros Km 40, Kades Sanggulan Sebut Dampak Dugaan Penebangan HTI

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 03 Februari 2026 19:16
Banjir Rendam Jalan Poros Km 40, Kades Sanggulan Sebut Dampak Dugaan Penebangan HTI
Hutan gundul di Kukar. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Banjir merendam jalan poros Kilometer 40 di wilayah Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, pada Senin (2/2/2026). Kepala Desa Sanggulan, Fahruddin, menduga banjir tersebut dipicu aktivitas penebangan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang menyebabkan kawasan hulu menjadi gundul.

Fahruddin menjelaskan, banjir tersebut baru pertama kali terjadi di lokasi itu. Pasalnya, selama ini kawasan jalan poros Tenggarong-Kota Bangun di Kilometer 40 tidak pernah terdampak banjir meski aktivitas penebangan pernah dilakukan sebelumnya. Namun kali ini, penebangan bertepatan dengan musim hujan sehingga berdampak langsung pada kondisi lingkungan.

“Baru terjadi, setelah mereka menebang. Hutan jadi gundul, begitu hujan air langsung turun dan sungainya meluap,” ujar Fahruddin saat dihubungi.

Ia menegaskan, banjir tersebut bukan disebabkan oleh kondisi gorong-gorong atau saluran air yang sempit. Menurutnya, sumber utama genangan berasal dari luapan sungai di kawasan hulu yang tidak lagi mampu menahan debit air hujan.

“Hujannya mulai sekitar jam dua subuh sampai pagi. Tapi pemicunya bukan gorong-gorong, melainkan sungai karena hutannya sudah gundul,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi wilayah Desa Sanggulan yang sebagian besar masuk kawasan kehutanan. Dari total luas desa sekitar 4.910 hektare, sekitar 4.083 hektare di antaranya masuk kawasan HTI atau Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK), atau hampir 90 persen dari wilayah desa.

“Kami ini hampir seluruh wilayah masuk kawasan kehutanan. Tapi perusahaan tidak ada kontribusinya ke desa, sementara dampaknya justru kami yang terima,” pungkasnya.

[RWT]



Berita Lainnya