Samarinda

BPJS Kesehatan Sediakan Banyak Cara Cek Status Kepesertaan JKN-KIS

Kaltimtoday.co, Samarinda – Status keaktifan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi salah satu syarat untuk memperoleh layanan di fasilitas kesehatan baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

Melakukan pengecekan status kepesertaan sangat penting sekali agar saat akan mengakses pelayanan kesehatan peserta tidak mengalami kendala. Menurut Devi Galindrawaty selaku Supervisor Frontliner BPJS Kesehatan Cabang Samarinda, untuk mengetahui status kepesertaan aktif atau tidak ada beberapa cara yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga:  Tidak Perlu Datang Pagi Buta, Berikut Cara Ambil Antrian Online BPJS Ketenagakerjaan

“Cara pertama adalah melalui layanan Chika atau Chat Assistant JKN yang bisa diakses menggunakan media sosial antara lain Telegram dengan alamat https://t.me/BPJSkes_botFacebook Messenger (http://www.facebook.com/BPJSKesehatanRI/) dan Whatsapp dengan nomor layanan 08118750400. Pada layanan chat tersebut terdapat beberapa layanan yang disediakan. Bagi peserta yang ingin mengetahui status kepesertaan cukup dengan memilih layanan Status Kepesertaan kemudian Chika akan meminta nomor kartu peserta atau Nomor Induk Kependudukan (NIK). Selanjutnya akan ada informasi yang menerangkan apakah status peserta tersebut aktif atau non aktif.  Layanan ini sangat mudah sekali untuk digunakan,” terang Devi.

Selain layanan chatting di atas, BPJS Kesehatan juga telah menyediakan layanan Voice Interactive JKN (Vika) melalui nomor 1500 400.

“Vika merupakan layanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan dengan menghubungi Care Center 1500 400 yang dapat diakses 24 jam. Melalui Care Center peserta akan diarahkan untuk menekan angka tertentu sesuai dengan informasi yang dibutuhkan. Angka 1 untuk cek status kepesertaan JKN-KIS, angka 2 untuk perubahan data, angka 3 untuk konsultasi dokter, angka 4 untuk layanan badan usaha dan angka 5 untuk informasi dan keluhan lainnya,” paparnya.

Devi menambahkan, untuk memberikan kemudahan layanan bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan telah menyediakan layanan bagi pengguna smartphone yaitu aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini memiliki fitur yang sangat bermanfaat bagi peserta.

“Aplikasi Mobile JKN dapat dimanfaatkan oleh seluruh segmen kepesertaan dan fiturnya sangat lengkap mulai dari pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), melihat status kepesertaan, melihat jumlah tagihan bagi peserta PBPU, ubah data peserta, melihat ketersediaan tempat tidur dan masih banyak fitur lainnya yang sangat bermanfaat bagi peserta, sehingga kami sangat menyarankan peserta untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN,” tutur Devi.

Baca juga:  Meski Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan Tetap Optimalkan Pelayanan JKN-KIS

Sementara itu Zakaria (31) seorang peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) menceritakan dirinya  menggunakan apalikasi Mobile JKN karena fiturnya sangat lengkap.

“Sudah lama saya pakai aplikasi Mobile JKN karena fiturnya sangat lengkap, cukup satu aplikasi untuk layanan BPJS Kesehatan. Apalagi akhir-akhir ini ada informasi bahwa kalau NIK tidak valid kepesertaannya bakal tidak aktif, untuk mengatasipasinya tinggal buka aplikasi Mobile JKN kalau tanda centang hijau berarti aktif, jangan sampai saat digunakan ternyata tidak aktif,” ujar Zakaria.

[KA | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker