Bontang

Cegah Pembajak Kapal dan Penyusupan, PT Badak LNG Lakukan Simulasi ISPS Code

Kaltimtoday.co, Bontang – Untuk mencegah terjadinya pembajakan kapal dan penyusupan, PT Badak LNG lakukan simulasi International Ship & Port Facility Security (ISPS) Code, Kamis (21/11/2019).

Simulasi tersebut dilakukan sebagai persyaratan kewajiban guna mempertahankan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) LNG/LPG Bontang PT Pertamina (Persero) yang telah mendapatkan Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF).

Baca juga:  Badak LNG Gelar Perpisahaan Cooperative Education Program (COOP) Angkatan XXXII

Selain itu, simulasi yang dilakukan di area Cargo Dock TUKS LNG & LPG Bontang ini juga untuk memastikan setiap personil fasilitas pelabuhan terampil dalam semua tugas keamanan pada setiap tingkat keamanan. Hal ini juga untuk mengidentifikasi kekurangan dalam keamanan yang perlu diperbaiki.

Simulasi dimulai dengan apel yang melibatkan TNI-AD, TNI-AL, SAT SABHARA POLRES Bontang, SAT POLAIR POLRES Bontang, KPLP / KSOP Kelas Il Bontang, Security, Fire & Safety, Storage Loading & Marine, dan Medical. Tak lama berselang, simulasi pun dilakukan, tepat pada 9:30 WITA.

(Foto: dza/kaltimtoday.co)

Pada simulasi tersebut, diceritakan ada tiga boat mencurigakan tengah berkeliaran di area Fasilitas Pelabuhan TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina. Tidak diketahui apa tujuannya, akan tetapi gerak-gerik boat tersebut terbaca setelah terlihat jelas membawa senjata tajam.

Pihak keamanan dengan sigap turun untuk mengamankan boat tersebut. Para penyusup kemudian menuju ke kapal dengan kode Bontang 04 dengan tujuan untuk mengambil alih.

(Foto: dza/kaltimtoday.co)

Level keamanan pun ditingkatkan, hingga level tiga yang melibatkan TNI AL. Para penyusup kemudian dapat diamankan dengan kondisi kapal yang terbakar. Sementara, pemadam kebakaran datang tak lama setelah kejadian.

(Foto: dza/kaltimtoday.co)

Simulasi ISPS Code pun berakhir setelah api berhasil dipadamkan, dilanjutkan dengan evaluasi dan rama tama.
Suksesnya simulasi tersebut tidak lepas dari koordinasi yang baik dan pola komunikasi dalam mengamankan tiga boat penyusup tersebut yang melibatkan Port Security Committee (PSC) KSOP Kelas II Bontang, Port Security Officer (PSO) KSOP Kelas II Bontang, Port Facility Security Officer (PFSO) PT Badak NGL, Deputy Port Facility Security Officer (PFSO) PT Badak NGL, Company Security Officer (CSO), KSOP Kelas II Bontang, Unit satuan tugas TNI & POLRI –KODIM 0908 Bontang, POSAL Bontang, POLRES Bontang (POLAIR & PAM OBVIT), Recognized Security Organization (RSO) BKI, Tim Medical PT Badak NGL, dan Tim Lindungan Lingkungan Perairan (LLP) PT Badak NGL.

(Foto: dza/kaltimtoday.co)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, yang turut menghadiri simulasi tersebut menuturkan, pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan PT Badak LNG untuk mencegah terjadinya penyusupan.

Baca juga:  Badak LNG Gelar Community Gathering Bersama Warga Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah

“Hari ini sudah dibuktikan, insya Allah kami tetap siap dan siaga untuk menghadapi apapun itu,” ujarnya.

Neni menambahkan, para penyusup akan selalu ada, akan tetapi kesigapan menjadi modal yang penting untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan yang tidak diharapkan.

“Kesigapan menjadi modal utama,” pungkasnya.

[BID | RWT | ADV]

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close