Samarinda

Dianggap Kurang Layak, Penyesuaian Insentif Nakes Bakal Diusulkan di Pembahasan APBD

Kaltimtoday.co, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengutarakan pendapatnya tentang insentif tenaga kesehatan (nakes) di Samarinda. Dia menilai, besaran nominal insentif bagi para nakes perlu untuk dilakukan penyesuaian. Pasalnya, dia beranggapan insentif yang diterima garda terdepan kesehatan masyarakat Samarinda itu masih kurang layak. Sehingga perlu ditingkatkan, untuk menjamin kesejahteraan mereka.

Terlebih, baru-baru ini dalam momen Pelantikan Ikatan Perawat Samarinda, dia sempat mendengar keluhan dari para nakes yang hadir.

Baca juga:  Peningkatan SDM untuk Jamin Ketahanan Pangan di Samarinda

“Ya di acara tersebut mereka menyampaikan harapan mereka. Supaya ada peningkatan insentif,” terang Deni.

Dalam penuturannya, dia mengakui bahwa pihaknya tak bisa semata-mata mengabulkan permintaan para nakes. Sebabnya di satu sisi, pihaknya juga harus memahami kekuatan fiskal daerah, khususnya berkaitan dengan kemampuan anggaran. Namun dia menegaskan, pihaknya tetap akan membawa usulan nakes tersebut ke Pemkot Samarinda, dalam pembahasan APBD Samarinda untuk tahun 2023 mendatang.

“Nanti diusulkan di pembahasan APBD. Sifatnya usulan, minimal bisa jadi pertimbangan teman-teman di pemerintahan,” sambungnya.

Menyadari tingginya biaya yang diperlukan untuk menyejahterakan masyarakat, Deni juga mendorong Pemkot Samarinda untuk terus menggenjot sektor-sektor yang berpotensi menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Samarinda. Semua sektor harus dimaksimalkan untuk terus menambah pundi-pundi rupiah, yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di semua sektor.

Baca juga:  Berantas Peredaran Miras Ilegal, Pemkot Samarinda Dapat Apresiasi

“Termasuk kesejahteraan nakes, guru dan semua profesi yang esensial di daerah ini,” tegasnya.

Beberapa tahun terakhir, utamanya sejak 2020 saat pertama kali Covid-19 masuk ke Samarinda, kerja nakes memang dinilai makin berat. Penyebaran Covid-19 yang tak terkendali menyebabkan outbreak di beberapa fasilitas kesehatan, tidak hanya di Samarinda dan Kaltim, namun juga di seluruh Indonesia. Dengan potensi besar terpapar Covid-19, para tenaga medis harus terus berada di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

[PS | RWT | ADV DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker