BerauHeadline

Dikeluhkan Nelayan dan Wisatawan, SPBU di Biduk-Biduk Berau Minta Tambahan Kuota Solar dan Pertalite

Kaltimtoday.co, Berau – Pemilik atau pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Biduk-biduk Kabupaten Berau minta tambahan kuota solar dan pertalite. Alasannya, jatah yang diberikan saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

Pengelola SPBU Biduk-Biduk Padli mengatakan, kebutuhan masyarakat di Biduk-Biduk yang mayoritas merupakan nelayan terhadap solar dan pertalite sangat tinggi. Sementara kuota yang tersedia sangat sedikit. Ada banyak kebutuhan nelayan yang akhirnya tidak bisa dipenuhi. 

Baca juga:  Pergantian Pelat Kendaraan Bermotor ke Warna Putih Mulai Berlaku Pertengahan 2022

Penambahan kuota BBM, sebut Padli, sangat penting. Supaya kebutuhan solar nelayan untuk mencari ikan bisa terpenuhi secara maksimal, dan mereka tidak perlu jauh-jauh mencari BBM ke kecamatan lain. 

“Saat ini BBM jenis solar saja sudah habis. Nelayan mau melaut tidak bisa,” ungkap Padli. 

Kuota BBM yang diberikan ke SPBU Biduk-Biduk hanya 100 ton per bulan. Itu hanya satu kali pengantaran. Sementara kebutuhan masyarakat Biduk-Biduk tiap bulan mencapai 200-300 ton per bulan. 

Baca juga:  Kunjungan Kerja ke Kaltim, Presiden Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Covid-19 dan Resmikan Tol Balikpapan-Samarinda

Jika ditambah dengan kebutuhan wisatawan yang berkunjung, menurutnya, stok BBM yang diberikan Pertamina saat ini sangat kurang. 

“Kuota yang diberikan saat ini sangat kurang, makanya kami minta supaya ditambah,” tegasnya. 

Untuk permohonan penambahan kuota sudah dilakukan. Tapi hingga saat ini belum dipenuhi. 

“Kami sudah beberapa kali mengajukan penambahan kuota ke Pertamina, bahkan sudah direkomendasikan camat dan bupati beserta data-data nelayan, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” tuturnya. 

Baca juga:  Kritik Isran-Hadi, Makmur: Masih Banyak Jalan Rusak

Tak hanya BBM jenis solar, Padli menyebut, kebutuhan pertalite di Biduk-Biduk juga jauh dari cukup. Stok yang tersedia cepat habis. Wisatawan yang datang ke kawasan itu kerap tidak kebagian bahan bakar. 

“Sementara ini kami (SPBU) tidak operasi karena stok kosong, sementara pengantaran dari Pertamina hanya sebulan sekali. Kami di sini berharap ada penambahan kuota karena sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. 

[TOS]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker