Advertorial
DPK Kaltim Lakukan Pengeringan Koleksi Buku Bacaan Anak Pasca Banjir
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur (DPK Kaltim) melakukan proses pengeringan koleksi buku bacaan anak yang sempat terendam banjir akibat hujan deras beberapa hari lalu.
Banjir yang mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa sempat merendam sebagian ruang koleksi anak di gedung perpustakaan. Namun, berkat kesigapan petugas dan upaya evakuasi cepat, seluruh buku yang terdampak berhasil diselamatkan sebelum mengalami kerusakan permanen.
"Kami bersyukur karena tidak ada koleksi yang rusak parah. Tim langsung bergerak cepat mengevakuasi buku-buku yang terkena air dan sekarang sedang menjalani proses pengeringan dengan metode manual dan bantuan alat khusus," ujar Pustakawan DPK Kaltim, Winda Fitri Yanti.
Proses pengeringan dilakukan secara hati-hati, demi mencegah kerusakan lebih lanjut pada bahan kertas. Sebab mayoritas koleksi tersebut terdiri dari buku bergambar dan bahan bacaan edukatif untuk anak-anak.
DPK Kaltim juga menyampaikan terima kasih atas bantuan para relawan serta dukungan dari instansi terkait yang turut membantu dalam penanganan pasca-banjir.
"Kami pastikan layanan akan kembali normal secepat mungkin, terutama ruang baca anak yang menjadi salah satu fasilitas favorit pengunjung," tambahnya.
Meskipun sempat terganggu, DPK Kaltim menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kelestarian arsip dan literasi di daerah, termasuk dengan mengkaji langkah mitigasi risiko bencana ke depannya.
Sebagai informasi, petugas DPK Kaltim telah melakukan pembersihan di area lantai 1 DPK Kaltim. Area tersebut merupakan ruangan perpustakaan anak, pembuatan kartu anggota, ruang digitalisasi perpustakaan, ruang majalah terbitan berkala, Aula Oemar Dachlan DPK Kaltim, hingga halaman dan area parkir DPK Kaltim yang dipenuhi oleh lumpur dan sisa banjir.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Related Posts
- RS Primecare Samarinda Resmi Diresmikan, Siapkan Laboratorium Genomik Deteksi Dini Kanker
- PT KMBS Siapkan Wajah Baru Mal Lembuswana, Dari Peremajaan hingga Penjajakan Brand Ternama
- DPRD Samarinda Minta RSUD IA Moeis Perkuat Pembinaan Komunikasi Tenaga Kesehatan
- Viral Oknum Dokter RS IA Moeis Komentari Curhatan Pasien, IDI Kaltim: Bukan Anggota, Tidak Ada Wewenang untuk Pemeriksaan
- Vonis Banding Zairin Zain Bertambah, Memori Kasasi Telah Diterima Hari Ini








