Advertorial

Dies Natalis ke-45 UMKT: Mahasiswa Tembus 12.431 dan 20 Prodi Raih Predikat Unggul

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 16 September 2026 05:50
Dies Natalis ke-45 UMKT: Mahasiswa Tembus 12.431 dan 20 Prodi Raih Predikat Unggul
Kegiatan Dies Natalis ke-45 UMKT di Gedung Jenderal Sudirman Lantai 1. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat. Jumlah mahasiswa aktif kini menembus 12.431 orang, sementara sebagian besar program studi telah berada pada kategori mutu unggul dan baik sekali.

Capaian tersebut disampaikan Rektor UMKT Muhammad Musiyam dalam laporan pada Malam Puncak Dies Natalis ke-45 UMKT, Selasa (15/9/2026).

Musiyam menyebut jumlah mahasiswa aktif UMKT tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 11.515 mahasiswa. Kenaikan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu gambaran meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UMKT sebagai pilihan pendidikan tinggi.

“Jumlah mahasiswa aktif UMKT pada tahun ini tercatat 12.431 orang. Angka ini meningkat sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 11.515,” kata Musiyam.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah mahasiswa. Kinerja lulusan juga menunjukkan peningkatan. Sepanjang tahun ini, UMKT meluluskan 2.288 mahasiswa. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.845 lulusan.

Musiyam mengatakan peningkatan jumlah lulusan tersebut turut diikuti membaiknya capaian akademik. Persentase lulusan tepat waktu meningkat dari 71,4 persen menjadi 81,8 persen dalam satu tahun. Begitu pula dengan rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan yang naik dari 3,49 menjadi 3,65.

“Peningkatan jumlah mahasiswa ini diiringi pula dengan peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.

UMKT juga memperoleh pengakuan eksternal pada Mei 2026. LLDIKTI Wilayah XI memberikan penghargaan kepada UMKT sebagai perguruan tinggi swasta dengan jumlah program studi terakreditasi unggul terbanyak di wilayah Kalimantan, dengan total delapan program studi.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi UMKT untuk memperkuat reputasinya, sekaligus menjawab tantangan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim Muhammad Jafron mengingatkan bahwa semakin besar sebuah institusi, semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi.

Ia mengibaratkan UMKT seperti pohon yang semakin tinggi. Ketika pohon tumbuh semakin besar, angin yang menerpa juga semakin kencang.

“Semakin angin bertiup kencang, maka harus semakin kokoh untuk membumikan kampus kita,” kata Jafron.

Menurut Jafron, UMKT perlu terus melakukan evaluasi dan tidak terjebak dalam euforia usia maupun kebesaran institusi. Evaluasi diperlukan agar setiap perkembangan tetap berada dalam koridor amanah Muhammadiyah.

“Secara pribadi selaku bagian UMKT dan perserikatan, mari kita tidak boleh euforia dengan usia, tidak boleh euforia dengan kebesaran kita, tetapi selalu mengevaluasi diri kita,” ujarnya.

Jafron juga menyoroti perkembangan UMKT yang menurutnya kini tidak hanya memberikan dampak di tingkat daerah maupun nasional. Sejumlah mahasiswa UMKT telah menjalani praktik pengabdian hingga bekerja di luar negeri. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kiprah UMKT mulai berkembang ke tingkat yang lebih luas.

“Buktinya, beberapa mahasiswa yang kemudian boleh praktik pengabdian, bahkan bekerja di luar negeri. Itu menggambarkan tentang UMKT telah mendunia hingga hari ini,” katanya.

Ia pun menegaskan hubungan antara Muhammadiyah dan UMKT hingga kini tetap solid. Dukungan perserikatan, menurutnya, akan terus diarahkan untuk mendorong UMKT berkembang sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Di usia yang ke 45 ini, semoga hubungan Muhammadiyah dengan UMKT tetap harmonis dan tetap solid. Tumbuh menjadi kampus yang semakin maju kedepannya," tutupnya.

[ADV] 



Berita Lainnya