PEMKAB BERAU

Kualitas Udara Berau Memburuk, Pemkab Berau Perketat Pemantauan

Kaltim Today
18 September 2026 16:20
Kualitas Udara Berau Memburuk, Pemkab Berau Perketat Pemantauan
Wabup Berau, Gamalis bersama tim laboratorium DLHK usai melakukan pemantauan kualitas udara. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pemantauan kualitas udara setelah hasil pengukuran menunjukkan kadar PM2,5 di dalam ruangan mencapai angka 385.

Pemantauan tersebut berlangsung di halaman kompleks kantor Bupati Berau, Jumat (18/9/2026).

Tingkat kualitas udara pada nilai ini berada pada ambang batas aman. Berarti kualitas udara secara serius membahayakan kesehatan seluruh populasi yang terpapar.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan angka tersebut tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan hasil pemantauan dalam beberapa pekan sebelumnya.

“Kami tadi sudah melakukan pemantauan di dalam ruangan, itu PM2,5-nya cukup tinggi sampai 385 di banding beberapa minggu yang lalu,” ujar Gamalis.

Kondisi tersebut kemudian mendorong Pemkab Berau untuk melakukan pemantauan lebih luas, termasuk mengukur kualitas udara di luar ruangan.

Langkah itu dilakukan setelah adanya laporan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang melihat kondisi udara dalam beberapa hari terakhir semakin pekat.

Gamalis menjelaskan, kondisi udara sebelumnya masih relatif baik. Namun, perubahan mulai dirasakan dalam beberapa hari terakhir sehingga diperlukan pengukuran menggunakan alat khusus untuk mengetahui kadar PM2,5 dan PM10 di luar ruangan.

“Seminggu yang lalu kita masih oke-oke saja, namun setelah beberapa hari belakangan ini pemantauan kawan-kawan dari DLHK dan BPBD kok semakin pekat, sehingganya kita harus melakukan satu metode untuk menyiapkan alat memantau PM2,5 dan PM10 yang ada di luar ruangan,” jelasnya.

Alat pemantau kualitas udara tersebut akan digunakan untuk mengumpulkan data selama 24 jam. Gamalis memperkirakan hasil awal pengukuran dapat diketahui sehari setelah alat dipasang.

“Insya Allah akan kami lihat besok 24 jam dari ini. Kalau hari ini dipasang jam 2 siang, maka besok jam 2 siang akan ada hasil, kemudian dianalisa lagi di lab jam 3 sore,” tambah Gamalis.

Pemkab Berau menargetkan hasil pemeriksaan tersebut dapat diterima dan disampaikan kepada masyarakat paling lambat sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 Wita pada hari berikutnya.

Data hasil pemantauan nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kondisi kualitas udara di Berau secara lebih menyeluruh, termasuk dampaknya terhadap aktivitas masyarakat maupun sejumlah agenda yang akan berlangsung.

[MGN | ADV PEMKAB BERAU] 



Berita Lainnya