Gaya Hidup

Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dinilai Masih Mahal dan Sulit Diterapkan

Kaltim Today
11 Mei 2026 08:30
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dinilai Masih Mahal dan Sulit Diterapkan
ilustrasi

Kaltimtoday.co - Menerapkan gaya hidup ramah lingkungan rupanya belum semudah yang dibayangkan. Hingga kini, berbagai solusi berkelanjutan dinilai masih tergolong rumit dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kondisi ini menyebabkan praktik hidup "hijau" kerap dianggap sebagai sebuah privilese. Hal tersebut dipandang hanya bisa diakses secara terbatas oleh kelompok masyarakat tertentu saja.

Sekretaris Dewan Pengurus The Habibie Center, Nadia Sofia Habibie, mengonfirmasi bahwa penerapan gaya hidup ini memang menghadapi kendala besar. Tantangan utamanya terletak pada sisi biaya dan kepraktisan.

“Banyak solusi-solusi hijau yang masih agak ribet. Bahkan beberapa hal yang saya lakukan sendiri belum sepenuhnya hijau karena memang rumit dan mahal,” ujar Nadia dalam peluncuran kampanye "Aku Net-Zero Hero".

Meski tantangan tersebut nyata, edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem tetap harus digaungkan. Salah satu langkah kecil yang bisa dimulai adalah dengan memahami pentingnya gaya hidup ramah lingkungan demi keberlangsungan masa depan.

Nadia menekankan perlunya inovasi yang lebih terjangkau agar transformasi menuju keberlanjutan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan begitu, semangat menjaga bumi tidak lagi terhambat oleh masalah finansial maupun teknis.

Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi https://dlhmerangin.aisyiyahduri.sch.id untuk meningkatkan pemahaman Anda.



Berita Lainnya