Entertainment
Lirik Lagu Teh Hijau Tulus, Ajak Pendengar Masuk Ruang Refleksi Personal
Kaltimtoday.co - Setelah cukup lama tidak merilis karya baru, penyanyi Tulus kembali menyapa para pendengar lewat single terbaru berjudul "Teh Hijau". Lagu yang resmi dirilis pada 30 Juni 2026 lalu ini langsung menarik perhatian publik karena menghadirkan nuansa yang berbeda dibandingkan dengan sejumlah karya sebelumnya.
Melalui liriknya, Tulus mengajak pendengar untuk memasuki ruang refleksi yang terasa lebih personal. Alih-alih berbicara tentang kisah cinta yang romantis, lagu ini menyoroti fase ketika seseorang sedang berusaha memahami dirinya sendiri, termasuk saat rasa bahagia terasa sulit ditemukan.
Tulus terlibat langsung dalam penulisan lirik serta melodi untuk lagu "Teh Hijau" ini. Selain bertindak sebagai penulis, ia juga turut mengambil peran dalam proses produksi demi menghadirkan karya dengan pesan yang dekat dengan pengalaman emosional banyak orang.
Berikut adalah lirik lengkap lagu "Teh Hijau" dari Tulus:
Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang
Ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S'moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu
Mungkin (Aku sedang tak bisa),
aku sedang tak bisa (Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta (Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Aah
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok,
esok akan lebih elok
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta (Apapun, siapapun).
[RWT]
Related Posts
- Cegah Pemadaman Listrik Berulang, Dewan Energi Nasional Desak PLN Diaudit Menyeluruh
- Pagelaran Budaya Pancasila Day 2026, Wabup Berau Ajak Pemuda Hidupkan Nilai Pancasila
- Dorong Guru Siap Hadapi Era Digital, Hetifah Inisiasi Workshop Transformasi Pembelajaran Melalui Pemanfaatan Teknologi
- Tata Kelola Karbon Pasca-Perpres 110/2025, Pemkab Kukar dan Solidaridad Dorong Akselerasi Perkebunan Rendah Emisi
- Yayasan Mitra Hijau Bekali Jurnalis Samarinda Pahami Tantangan dan Peluang Transisi Energi









