Kukar

Hari Pertama Kerja, Edi Damansyah-Rendi Solihin Resmikan Jembatan Sebemban dan Tinjau Air Bersih di Muara Wis

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Hari pertama masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2021-2024, Edi Damansyah – Rendi Solihin meresmikan Jembatan Sebemban dan Puskesmas Pembantu (Pusban) di Desa Sebemban Kecamatan Muara Wis pada Senin (01/03/2021).

Diketahui, Jembatan yang diresmikan dengan panjang 70 meter dan lebar 9 meter menelan anggaran sebesar 12 Miliar. Dengan hadirnya jembatan ini dapat menghubungkan 3 kecamatan yakni Muara Wis, Muara Muntai dan Kota Bangun.

Baca juga:  Buka Pendaftaran Petugas KPPS, KPU Kukar Butuh 11.837 Orang

“Hari pertama kerja kami melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan pembangunan jembatan sudah selesai dan pengecekan pusban serta kantor desa Sebemban,” kata Bupati Kukar, Edi Damansyah kepada Kaltimtoday.co, Senin (01/03/2021).

Bupati Kukar Edi Damansyah meninjau pembangunan proyek air bersih di Muara Wis.

Alhamdulillah, lanjut Edi, pembangunan yang dikerjakan tahun lalu sudah selesai semua dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Lantaran jembatan tersebut merupakan bagian urat nadi warga sekitar sebab sebelumnya kendaraan lewat sungai, sekarang sudah mengunakan jalur darat.

Baca juga:  Supriyadi Paparkan Soal Aset Unikarta Bakal Diselesaikan Bersama Sejumlah Pihak

“Jembatan tadi bagian dari urat nadi, jalan jembatan bagus dan nyaman otomatis angkutan barang atau orang lancar,” tuturnya.

Potensi, Desa Sebemban yakni sebagai tempat sport mancing bagi masyarakat khususnya pada hari Sabtu dan Minggu banyak sekali yang datang kesini untuk mancing. Tak cuma itu, dirinya mendukung yang disampaikan Camat Muara Wis bahwa nanti ada wisata tanaman jagung di pinggir jalan.

“Tadi pak camat menyampaikan ada wisata tanaman jagung di pinggir jalan, siapkan aja gazebo disitu,” kata Edi.

Masih satu tempat yang sama, rombongan Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung tempat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Baca juga:  Buat Baru atau Perpanjang SIM Wajib Penuhi Persyaratan Ini

“Sekarang sambungan rumah (SR) baru terpasang di 50 rumah sedangkan rumah yang akan dilayani sekitar 100 lebih. Tahun ini dari Dinas Perkim Kukar nanti ada penambahan kapasitas pelayanan,” tuturnya.

Edi berharap, nanti bisa dikerjakan tepat waktu dan pengelolaannya bisa dikelola dengan baik. Sebab air bersih di desa-desa merupakan salah satu program dirinya untuk memberikan air bersih kepada masyarakat. Jadi ini masih tahap awal karena ada beberapa desa di kecamatan sampai sekarang belum tersentuh insfrastruktur PDAM.

Solusinya nanti akan di bangun pamsimas di desa-desa, pihaknya mendorong sistem manajemennya agar nanti bisa di kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), sebelum itu akan dilaksanakan pelatihan terlebih dahulu. Jika salah campur airnya berbahaya juga, jadi ini memang harus diawasi dengan baik karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

Baca juga:  Tak Penuhi Syarat, 3 dari 10 Tokoh di Kukar Gagal Divaksin Covid-19

“Saya mengingatkan agar di kelola baik-baik, jadi diyakini saja dibalik pekerjaan ini ada catatan khusus apalagi masalah air ini masalah kehidupan,” pesan Edi.

“Saya minta sama jajaran ini gak boleh main-main karena ini masuk target visi misi kami, air bersih desa untuk masyarakat, targetnya ini rampung,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya nanti ada kerjasama dengan Bank Kaltimtara untuk bantuan penyambungan saluran rumah masyarakat dengan sistem nyicil jadi tidak gratis. Edi meminta kepada pihak Bank agar memberikan seringan mungkin kepada masyarakat.

[SUP | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close