Kutim

Hidupkan Pasar Tradisional, Mahyunadi-Kinsu Belanja ke Pasar Induk Sangatta

Kaltimtoday.co, Sangatta –  Mereka berbelanja berbagai bahan pangan dan ragam kuliner. Mahyunadi yang merupakan mantan ketua DPRD Kutim yang saat ini mencalonkan diri sebagai calon bupati berpasangan dengan pengusaha muda Kutim, H Lulu Kinsu sebagai wakilnya, berkeliling di Pasar Induk.

Kehadiran keduanya disambut hangat para pedagang dan masyarakat yang berada di pasar induk Sangatta.
Blusukan kali ini adalah untuk menyapa dan belanja bersama para pedagang di Pasar Induk Sangatta.
Dengan Memakai kemeja putih, celana hitam panjang, suami Masriati menyalami pedagang.
Mahyunadi juga melayani pedagang yang mengajaknya berswafoto.

Baca juga:  Perayaan Hari Tani Nasional 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, DPTPH Kaltim Tetap Semangat Penuhi Ketersediaan Pangan

Mahyunadi-Kinsu yang diikuti rombongan menyempatkan belanja sejumlah kebutuhan seperti ikan, sayur-sayuran, bawang hingga buah.

Setelah itu, Mahyunadi berkeliling pasar, sesekali singgah menyapa penjual dan membeli apa yang dianggap dibutuhkan.

“Sebenarnya kegiatan pagi ini tak ada rencana kebetulan hanya mau jalan-jalan dan belanja bersama teman-teman sekaligus menyapa para pedagang apalagi tidak boleh kampanye di tempat umum jadi kami gak ada unsur kampanye, sosialisasi maupun mengajak, jadi ini murni kami belanja bersama,” terang Mahyunadi yang didampingi H Lulu Kinsu.

Usai menyusuri lapak-lapak pedagang. Dia menyebutkan jika pasar yang ada ini sudah terlihat bagus, tinggal pengunjung yang masih kurang, tak seramai dengan pasar lainnya.

“Saya melihat pasarnya sudah bagus hanya saja pengunjungnya yang masih kurang dan ini yang akan menjadi PR bagaimana bisa membuat pasar ini ramai dikunjungi salah satunya menertibkan pasar-pasar tumpah yang ada di luar serta melengkapi fasilitas agar daya tarik pengunjung ke pasar semakin meningkat dan ini salah satu langkah kami menghidupkan PIS dengan datang belanja,” papar Mahyunadi.

Baca juga:  DPRD Kutim Adakan RDP, Empat Koperasi Tuntut SHU Terhadap Perusahaan PT Gunta Samba

Senada H Lulu Kinsu yang memiliki basic sebagai pengusaha melihat kondisi jual beli di pasar induk masih kurang. Menurut Kinsu pembagunan fasilitas pasar harus diseriusi.

“Untuk membuat orang tertarik datang ya fasilitas harus bagus seperti yang kita liat parkiran juga masih semrawut, pemasok barang juga rata-rata masih dari luar pulau seperti Jawa dan Sulawesi yang harusnya bisa disediakan di Kutim,” pungkasnya.

Lebih jauh, selama berkeliling pasar, Mahyunadi-Kinsu menerima banyak aspirasi dari para pedagang pasar. Salah satunya adalah kondisi kios pasar yang sempit.

[EI | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close