DISDIKBUD BONTANG

Kasus Putus Sekolah Terungkap, Disdikbud Bontang Siapkan Pendampingan

Fitriwahyuningsih — Kaltim Today 28 Maret 2026 19:45
Kasus Putus Sekolah Terungkap, Disdikbud Bontang Siapkan Pendampingan
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin. (Dhan/KT)

BONTANG, Kaltimtoday.co - Seorang anak di Kelurahan Bontang Lestari didapati putus sekolah sejak kelas empat SD. Temuan ini didapati langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kala melakukan kunjungan di kawasan tersebut beberapa waktu lalu. 

Berdasarkan keterangan orangtua, sang anak dibiarkan putus sekolah lantaran ia dianggap tak mampu mengikuti pembelajaran di sekolah. Walhasil, sang anak tidak naik kelas selama dua tahun berturut-turut. Mendapati temuan tersebut, Wali Kota Neni segera segera memerintahkan dinas terkait mengambil tindakan.

Tak perlu waktu lama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab segera bergerak cepat menindaklanjuti arahan Wali Kota.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan bahwa anak tersebut berhenti sekolah karena keputusan dari pihak keluarganya sendiri.

"Hasil ini kami dapatkan setelah melakukan penelusuran awal dengan berkoordinasi bersama sekolah asal anak tersebut," katanya, Sabtu (28/3/2026)

Lebih lanjut, diketahui bahwa orang tua sang anak pada awalnya berniat untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain. Tetapi hingga saat ini hal tersebut tidak kunjung terealisasikan.

"Kita akan melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua melalui tim khusus agar anak tersebut dapat kembali bersekolah," ucapnya.

Disdikbud Bontang sendiri akan membentuk tim khusus untuk melakukan pendekatan kepada orang tuanya, agar anak tersebut bisa kembali bersekolah.

“Selama masa sekolah, anak tersebut acap kali tidak hadir tanpa keterangan. Hal Ini juga menjadi perhatian serius bagi kami,” pungkasnya.

Mengenai pihak sekolah asal anak tersebut, Saparuddin menekankan bahwa mereka  siap menerima kembali. Dengan catat orang tuanya berkomitmen untuk memastikan kehadiran anak dalam kegiatan belajar.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya