Daerah

Kebutuhan Hewan Kurban di Kaltim 2026 Meningkat, Tembus 18.525 Ekor

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 26 Mei 2026 17:19
Kebutuhan Hewan Kurban di Kaltim 2026 Meningkat, Tembus 18.525 Ekor
Potret salah satu peternak hewan kurban di Gunung Manggah Samarinda. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Kebutuhan hewan kurban di Kalimantan Timur pada Iduladha tahun ini diprediksi mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim mencatat kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 18.525 ekor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKH Kaltim, Fadli Sufiani, mengatakan angka tersebut meningkat di banding kebutuhan tahun lalu yang berada di angka 17.890 ekor.

“Untuk kebutuhan tahun ini kami prediksi mencapai 18.525 ekor. Ada kenaikan dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Meski kebutuhan meningkat, pemerintah memastikan ketersediaan hewan kurban di Kaltim masih mencukupi. Berdasarkan hasil koordinasi dengan kabupaten dan kota yang menjalankan fungsi peternakan, stok hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai 28.688 ekor.

“Ketersediaan hewan kurban di Kaltim masih aman karena jumlahnya sekitar 28.688 ekor yang tersebar di 10 kabupaten dan kota,” katanya.

Di sisi lain, DPKH Kaltim juga memperketat pengawasan terhadap lalu lintas ternak dari luar daerah guna mencegah masuknya penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Fadli menjelaskan, setiap hewan yang masuk ke Kaltim wajib menjalani karantina di daerah asal dan kembali diperiksa setelah tiba di Kaltim. Selain itu, hewan juga harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Tanpa SKKH hewan tidak bisa masuk. Hewan juga wajib dipastikan sudah divaksin PMK,” tegasnya.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan mengingat sejumlah daerah pemasok ternak, khususnya di Pulau Jawa, masih rentan terhadap penyakit hewan menular.

“Kami tidak ingin populasi ternak di Kalimantan terdampak penyakit akibat pemasukan hewan yang tidak sesuai SOP,” tutupnya.

[RWT] 



Berita Lainnya